Sebagai contoh, di Sungai Gajah Wong dan Sungai Winongo di Yogyakarta menjadi lokasi yang cukup menonjol dalam beberapa penelitian karena menunjukkan kadar Timbal yang tinggi, baik dalam air maupun dalam tubuh ikan yang ditangkap dari perairan tersebut.
Kajian ini telah diterbitkan di Jurnal Kesehatan Tambusai Volume 6, Nomor 2, Juni 2025, dengan judul ”Kontaminasi Timbal (Pb) pada Ikan: Literatur Review.”
Pencemaran tersebut sebagian besar disebabkan oleh pembuangan limbah domestik, industri rumah tangga, serta aktivitas industri berskala besar yang tidak dikelola dengan baik.
Sumber utama dari limbah yang mengandung Timbal termasuk limbah elektroplating, limbah dari proses pembuatan dan daur ulang baterai, serta limbah pigmen yang digunakan dalam berbagai produk industri.
Di sisi lain, aktivitas transportasi air di pelabuhan, seperti yang terjadi di kawasan Pelabuhan Tanjung Mas, juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pencemaran Pb di wilayah pesisir. Limbah yang dihasilkan oleh kendaraan air, baik berupa bahan bakar, oli, maupun zat kimia lainnya, dapat mencemari perairan sekitar dan menambah beban pencemaran logam berat.




