Darilaut – Serangan terhadap kapal di Selat Hormuz, kenaikan harga minyak, dan krisis kemanusiaan meluas di Timur Tengah.
Melansir UN News, perang terus berlanjut di seluruh Timur Tengah, dengan dampak yang meluas jauh melampaui wilayah tersebut.
Harga minyak berkisar sekitar $100 per barel karena serangan terhadap kapal dan infrastruktur energi mengganggu jalur pasokan utama.
Serangan dan serangan balasan antara Israel, Hizbullah, dan Iran terus berlanjut, sementara kapal-kapal dilaporkan telah terkena serangan di Selat Hormuz dan Teluk Oman, yang menimbulkan guncangan di ekonomi global.
Sementara itu, badan-badan PBB memperluas upaya bantuan kemanusiaan seiring meningkatnya pengungsi dan kebutuhan warga sipil. Ikuti terus pembaruan langsung dari seluruh sistem PBB. Pengguna aplikasi dapat mengikuti liputan di sini.
Aljazeera.com melaporkan pada hari ke-14 Israel menyerang Teheran saat Iran membalas di seluruh Teluk.
Pengiriman melalui Selat Hormuz telah sangat terganggu, menyebabkan harga minyak global melonjak.
Sementara itu, tekanan politik meningkat di Washington saat konflik menyebar ke seluruh wilayah.
Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, telah mengeluarkan pernyataan pertamanya, memperingatkan bahwa serangan terhadap aset dan infrastruktur militer Israel dan AS di Timur Tengah akan terus berlanjut kecuali pangkalan yang menampung pasukan AS di wilayah tersebut ditutup.




