Minggu, September 27, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Krisis Teluk Persia dan Selat Hormuz Berdampak pada Ketahanan Pangan di Seluruh Dunia

redaksi
27 Maret 2026
Kategori : Berita
0
Krisis Teluk Persia dan Selat Hormuz Berdampak pada Ketahanan Pangan di Seluruh Dunia

Konflik Teluk Persia dan Selat Hormuz berdampak pada perdagangan di skala global. FOTO: UN News

Darilaut – Sejak perang Amerika Serikat (AS) – Israel meletus pada Sabtu 28 Februari, lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz telah menurun lebih dari 90 persen.

Biasanya, 35 persen dari aliran minyak mentah global – 20 juta barel – bersama dengan 30 persen perdagangan pupuk, dan seperlima dari gas alam cair melewati koridor maritim yang penting ini setiap hari.

Akibatnya, para petani menghadapi “guncangan ganda” yang disebabkan oleh kenaikan harga pupuk dan bahan bakar, keduanya sangat penting untuk produksi pertanian.

Melansir UN News, konflik yang semakin intensif di Teluk Persia “telah memicu salah satu gangguan tercepat dan terparah terhadap arus komoditas global dalam beberapa waktu terakhir,” kata Kepala Ekonom Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) Máximo Torero pada hari Kamis (26/3).

Krisis ini memengaruhi produksi pertanian dan ketahanan pangan di seluruh dunia, dengan dampak pada petani dan juga pekerja migran, kata Torero kepada wartawan di Markas Besar PBB di New York.

“Faktor waktu sangat penting saat ini dan waktu terus berjalan, dan saya pikir kita perlu menemukan solusi sesegera mungkin,” katanya melalui konferensi video dari Roma.

Jika solusi ditemukan segera, pasar dapat stabil dalam waktu sekitar tiga bulan, tetapi situasinya berubah jika gangguan terus berlanjut.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: FAOKetahanan PanganKonflik Timur TengahPerang AS-Israel vs IranSelat HormuzTeluk Persia
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Siklon Tropis Narelle Menyusur Pantai North West Cape di Australia Barat, Berdampak Hujan di Indonesia

Next Post

Siklon Tropis Narelle Mendarat Dekat Coral Bay, Australia Barat

Postingan Terkait

Prospek Ikan Hias Air Tawar

Ada 1.300 Spesies Ikan Air Tawar di Indonesia

27 September 2026
hiu paus

Alat Deteksi Kualitas Air Ditempatkan di Zona Interaksi Hiu Paus di Perairan Botubarani

27 September 2026

Akademisi UNG Bahas Pendidikan Sarjana Terapan Rumpun Teknik Elektro

Ilmu Kelautan Untuk Pembangunan Berkelanjutan

Tsunami Ready: Laut Bukan Untuk Ditakuti, Melainkan Dihormati

Topan Surigae Bergerak Lambat di Selatan Pulau Okinawa

Typhoon Surigae Moving Slowly South of Okinawa Island

Topan Surigae Mengancam Kepulauan Ryukyu di Selatan Jepang

Next Post
Siklon Tropis Narelle Mendarat Dekat Coral Bay, Australia Barat

Siklon Tropis Narelle Mendarat Dekat Coral Bay, Australia Barat

TERBARU

Ada 1.300 Spesies Ikan Air Tawar di Indonesia

Alat Deteksi Kualitas Air Ditempatkan di Zona Interaksi Hiu Paus di Perairan Botubarani

Akademisi UNG Bahas Pendidikan Sarjana Terapan Rumpun Teknik Elektro

Ilmu Kelautan Untuk Pembangunan Berkelanjutan

Tsunami Ready: Laut Bukan Untuk Ditakuti, Melainkan Dihormati

Topan Surigae Bergerak Lambat di Selatan Pulau Okinawa

AmsiNews

REKOMENDASI

Pemicu Tanah Longsor di Natuna Karena Hujan Ekstrem dan Kemiringan Lereng

Pinisi Pusaka Indonesia Tiba di Baubau

Kapal Sumber Anugerah Alami Kebocoran di Perairan Natuna, Semua Penumpang Selamat

Ingin Memotret Bawah Laut? Ini Persiapannya

Indonesia Perlu Teknologi Deteksi Dini Tsunami

Burung-burung di Pesisir Gorontalo Terkontaminasi Merkuri

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.