Selain ancaman ekologis, pemanasan global juga memperparah situasi. Cumi-cumi adalah spesies yang sangat sensitif terhadap perubahan suhu dan produktivitas laut. Ketika arus laut bergeser akibat pemanasan, habitat alami mereka ikut terganggu, membuat regenerasi populasi semakin sulit.
EJF menyerukan kerja sama regional dan internasional untuk mengatur perikanan laut lepas. Tanpa tata kelola kolektif dan sistem pemantauan berbasis sains, populasi cumi-cumi yang berperan penting dalam ekosistem dapat punah dalam waktu dekat.
“Cahaya yang terlihat dari langit malam itu seharusnya menjadi peringatan bagi dunia,” tegas laporan tersebut. (Novita J. Kiraman)




