Lebaran Idul Fitri 2023, Penumpang Kapal Naik 5 Persen

Ilustrasi Kapal Sabuk Nusantara. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Lebaran Idul Fitri tahun ini, jumlah penumpang kapal laut mengalami kenaikan, jika dibandingkan tahun 2022 lalu.

Berdasarkan data Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2023, jumlah kumulatif total penumpang pada H+3 Idul Fitri tahun 2023 mengalami kenaikan 3,06% dibandingkan pada tahun 2022.

Data tanggal 26 April 2023 jumlah kumulatif total penumpang kapal sebanyak 2.438.420 orang, sedangkan pada periode yang sama tahun 2022 sebanyak 2.366.004 orang. Artinya mengalami kenaikan sebesar 3,06%.

Posko angkutan lebaran transportasi laut terus melakukan pemantauan di 110 pelabuhan sejak 7 April, dan akan berlangsung hingga 8 Mei 2023.

Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat pengawasan dan koordinasi yang beroperasi selama 24 jam untuk memantau kondisi keamanan dan keselamatan pelayaran laut pada periode mudik dan balik lebaran.

Kepala Bagian Organisasi dan Humas Ditjen Perhubungan Laut, Wisnu Wardana, yang juga Ketua Posko Harian Angkutan Laut Lebaran 2023, Kamis (27/4), mengatakan untuk tahun 2023 ini penumpang naik sebanyak 1.253.512 orang dan penumpang turun sebanyak 1.184.908 orang.

Total jumlah penumpang 2.438.420 orang. Tahun 2022 jumlah penumpang naik 1.220.195 orang dan penumpang turun 1.145.809 orang dengan total kumulatif 2.366.004 orang, kata Wisnu.

Wisnu menjelaskan Pelabuhan Namrole, Muara Siberut dan Wonreli mengalami lonjakan kenaikan signifikan pada H+3 untuk penumpang naik dibandingkan tahun 2022.

Selain itu pada seluruh pelabuhan yang mengalami lonjakan kenaikan signifikan, tidak terdapat kondisi yang menyebabkan penumpang tidak terangkut oleh kapal.

Wisnu mengatakan calon penumpang kapal untuk selalu mengikuti aturan keselamatan, membeli tiket secara online, datang ke pelabuhan mendekati hari H keberangkatan kapal. Tidak membawa barang berlebihan, tidak memaksakan diri naik ke atas kapal jika kapal sudah penuh dan selalu mengikuti petunjuk petugas di pelabuhan dan di atas kapal.

Partisipasi masyarakat sangat penting dalam keselamatan, untuk itu saya harap masyarakat dapat mengikuti peraturan yang ada karena keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama, kata Wisnu.

Sementara itu, peserta program mudik gratis naik kapal yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapal KM Dobonsolo yang mengangkut sebanyak 1.083 penumpang dan 418 motor ini berangkat dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang pada Selasa (25/4) pada pukul 16.00 WIB, dan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada Rabu (26/4) pada pukul 08.00 WIB.

Exit mobile version