Darilaut – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kejadian bencana kekeringan yang mendominasi sejumlah kabupaten dan kota di Pulau Jawa.
Kabupaten Jember dan Pasuruan, Jawa Timur, dilanda kekeringan sejak awal Juli 2026. Sebanyak 870 KK di Desa Sumber Jeruk, Kecamatan Kalisat, dan Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Jember mengalami kekeringan dan kesulitan mendapatkan air bersih.
Pada Sabtu (18/7) BPBD Kabupaten Jember mendistribusikan total 9.000 liter bantuan air bersih ke desa terdampak.
Di Kabupaten Pasuruan, kekeringan melanda Desa Petung, Gerbo, dan Winongan. Total warga terdampak dari ketiga desa tersebut mencapai 615 KK. BPBD Kabupaten Pasuruan telah melakukan pendistribusian air bersih di Dusun Precet, Dusun Tegal di Desa Petung sebanyak 2 ritase, pada Sabtu (18/7).
Di Jawa Tengah, 10.688 warga Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten mengalami kesulitan mendapatkan air bersih karena debit sumber air surut.
BPBD Kabupaten Klaten menyalurkan bantuan air bersih dengan total mencapai 285 tangki atau 1.425.000 liter pada periode 15 Juni hingga 18 Juli 2026.
Hal serupa terjadi di Kabupaten Kudus, Boyolali, Banyumas, dan Pemalang di Jawa Tengah.
Di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, wilayah terdampak kekeringan meluas hingga mencapai 33 desa di 17 kecamatan. Total warga terdampak mencapai 43.451 jiwa.




