Selasa, Oktober 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

20 Tahun Tsunami Pangandaran

redaksi
19 Juli 2026
Kategori : Berita
0
Banjir Rob Merendam Kota Medan dan Batu Bara

Ilustrasi gelombang air laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M)7,7 mengguncang Pangandaran, Jawa Barat, pada 17 Juli 2006 pukul 15.19 WIB. Gempa tersebut sebagai pemicu utama tsunami setinggi 4–8 meter di Pangandaran.

Gelombang tersebut kemudian menyapu sepanjang 250 kilometer area pantai selatan Jawa, mulai dari Pangandaran, Jawa Tengah bagian selatan, hingga wilayah Yogyakarta.

Tragedi besar ini merenggut 668 korban jiwa, menghancurkan tempat tinggal ribuan warga, serta menempatkan diri sebagai salah satu bencana paling banyak menelan korban jiwa di Indonesia setelah Tsunami Aceh 2004.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menandai peringatan 20 tahun peristiwa tsunami Pangandaran, Jawa Barat, sebagai refleksi untuk terus membangun ketangguhan masyarakat di wilayah pesisir.

Tragedi tsunami Aceh 2004 menjadi titik awal inisiasi pembangunan Sistem Peringatan Dini Tsunami Indonesia (InaTEWS) dari hulu hingga hilir.

Tsunami Pangandaran yang terjadi 2 tahun pascatsunami Aceh menjadi tonggak penting percepatan pembangunan InaTEWS hingga akhirnya dapat diresmikan pada Tahun 2008.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa pascatragedi Pangandaran tersebut, BMKG menguatkan InaTEWS, yang kini bertransformasi secara signifikan melalui dukungan jaringan sensor seismograf real-time, ratusan stasiun pengukur pasang surut (tide gauge), serta sistem komputasi berkinerja tinggi.

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: BMKGPeringatan TsunamitsunamiTsunami Pangandaran
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Sejumlah Wilayah di Indonesia Menghadapi Bencana Kekeringan

Next Post

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

Postingan Terkait

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

20 Oktober 2026
Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

20 Oktober 2026

32 perusahaan di 7 Provinsi Kena Sanksi Administratif dan Proses Pidana Kebakaran Hutan

Dua Gunung Es Antartika Terlepas, Hanyut Ribuan Kilometer Menuju Georgia Selatan

Kekuatan Luar Biasa Dari Peristiwa El Niño Empat Minggu Terakhir

Super Typhoon Champi Heads Toward the East of Taiwan

Gunung Anak Krakatau Meletus 8 Kali

Konsumsi Ikan yang Tercemar Timbal Mengganggu Fungsi Organ dan Reproduksi

Next Post
Bencana Kekeringan Berdampak pada 7.500 Jiwa di Kabupaten Puncak, 6 Warga Tewas

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

TERBARU

Area Hutan dan Lahan Terbakar di Indonesia Tahun 2026 Hampir 2 Juta Hektare

Singapura Memiliki Otoritas Memberi Sanksi Penyebab Polusi Asap Lintas Batas

32 perusahaan di 7 Provinsi Kena Sanksi Administratif dan Proses Pidana Kebakaran Hutan

Dua Gunung Es Antartika Terlepas, Hanyut Ribuan Kilometer Menuju Georgia Selatan

UNG Evaluasi Program Pengabdian kepada Masyarakat Pendanaan Kemdiktisaintek

Kekuatan Luar Biasa Dari Peristiwa El Niño Empat Minggu Terakhir

AmsiNews

REKOMENDASI

Fake News, Kantor Komunikasi Kepresidenan: Tidak Ada Penangguhan Kelas di Seluruh Luzon 28-31 Oktober

COREMAP Berakhir Juni, Perlu Keberlangsungan Pemantauan Ekosistem Pesisir

Menguak Jejak Penyembuhan Nusantara: Rahasia Pengobatan Tradisional dari Manuskrip Kuno Merapi-Merbabu

Anomali Sirekap, KPU Lakukan Perbaikan Data

Indonesia Kembangkan Teknologi Deteksi Tsunami Berbasis Sensor

Air Menjadi Sorotan di KTT iklim PBB

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.