Darilaut – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo memantau wilayah yang berpotensi kekeringan di musim kemarau ini.
Beberapa kawasan yang menjadi perhatian BPBD antara lain wilayah di Kota Gorontalo, Kabupaten Boalemo Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Gorontalo Kecamatan Boliyohuto, Kecamatan Pulubala dan Kabupaten Gorontalo Utara, serta sejumlah wilayah pesisir di Kabupaten Bone Bolango.
Selain itu, kawasan Mootilango dan daerah sekitarnya juga termasuk wilayah yang kerap mengalami kekeringan saat musim kemarau.
“Wilayah-wilayah tersebut akan terus kami pantau. Apabila terjadi peningkatan potensi kekeringan, BPBD akan melakukan penanganan secara lebih khusus sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” kata Analis Kebencanaan BPBD Provinsi Gorontalo Moh. Tahir Laendeng.
Langkah antisipasi sejak dini sangat diperlukan agar dampak kekeringan dan potensi karhutla dapat diminimalkan.
BPBD Provinsi Gorontalo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi musim kemarau yang mulai melanda sejumlah wilayah di Provinsi Gorontalo.
Cuaca panas yang disertai minimnya curah hujan berpotensi memicu berbagai bencana, mulai dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, hingga berkurangnya ketersediaan air bersih.




