Darilaut – Topan (Typhoon) Yagi yang bergerak melintasi dan mendarat di Filipina, Cina dan Vietnam memberikan dampak lebih dari 10 juta orang.
Topan super Yagi terbentuk di timur Filipina, Samudra Pasifik, kemudian bergerak dan menguat di Laut Cina Selatan, kemudian mendarat di Pulau Hainan dan Vietnam.
Listrik Vietnam (EVN) pada hari Rabu mengumumkan bahwa mereka telah melanjutkan pasokan listrik ke lebih dari 4,8 juta pelanggan dari lebih dari 5,9 juta pelanggan yang menderita pemadaman listrik akibat Topan Yagi.
Menurut EVN, topan dan sirkulasinya telah menyebabkan masalah pada banyak saluran listrik dan stasiun trafo distribusi di provinsi dan kota utara.
Melansir Vietnamnews.vn, unit-unit di bawah Northern Power Corporation telah melakukan upaya untuk segera memperbaiki berbagai masalah di lapangan.
Menurut EVN, akibat dampak sirkulasi Topan Yagi, sejumlah besar air telah mengalir ke waduk di pembangkit listrik tenaga air di wilayah utara.
PLTA melepaskan air untuk mengatur air sesuai arahan Komite Pengarah Nasional Pencegahan dan Pengendalian Bencana Alam dan Komite Pengarah Pencegahan Bencana Alam provinsi dan kota.
Secara khusus, pembangkit listrik tenaga air Tuyen Quang membuka lima gerbang untuk melepaskan air, Lai Chau (satu gerbang), Ban Chat (satu gerbang), Huoi Quang (satu gerbang), Thac Ba (tiga gerbang), Trung Son (enam gerbang), dan Ban Ve (enam gerbang).
Jumlah korban tewas dan hilang yang dipicu Topan Yagi di Vietnam bertambah menjadi 324 orang.
Menurut Departemen Manajemen Tanggul dan Pencegahan dan Pengendalian Bencana Alam, hingga Rabu pukul 17.30 waktu setempat, setidaknya 324 orang tersebut telah dikonfirmasi tewas atau dilaporkan hilang akibat tanah longsor dan banjir bandang yang dipicu oleh Topan Yagi.
Filipina
Melansir Kantor Berita Filipina, PNA, Rabu (11/9) jumlah korban tewas akibat dampak topan Yagi (Enteng) 21 orang.
Dua belas kematian tercatat di Calabarzon, empat di Bicol, dua di Visayas Tengah, dua di Visayas Timur dan satu di Visayas Barat, menurut pembaruan situasi terbaru badan tersebut.
Semuanya, kecuali kematian dari Visayas Barat yang telah dikonfirmasi, masih menjalani evaluasi, tambah NDRRMC.
Sekitar 26 orang hilang juga telah dilaporkan. Sementara itu, dua dari 22 orang yang dilaporkan terluka telah dikonfirmasi.
Gangguan cuaca tersebut telah mempengaruhi 754.007 keluarga atau 2.834.721 orang yang tinggal di 2.574 desa di 10 wilayah.
Cina
Topan super Yagi mendarat di Provinsi Hainan, di selatan Cina, pada Jumat (6/9). Xinhua melaporkan Yagi tercatat topan terkuat yang mendarat di Cina menyebabkan sedikitnya empat orang tewas dan 95 terluka.
Lebih dari satu juta orang dievakuasi di Hainan dan provinsi Guangdong. Hingga Minggu (8/9) malam 769.000 rumah tangga di Hainan tanpa listrik. Sebanyak 10.000 pekerja melakukan perbaikan listrik di Guangdong, Guizhou, dan Guangxi.
Melansir Xinhua, di Provinsi Guangdong, Topan Yagi telah memaksa relokasi 729.954 orang.
Yagi juga telah mendatangkan malapetaka di Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, memaksa evakuasi sekitar 60.000 penduduk dan 107.000 rumah tangga tanpa listrik.
