Senin, Oktober 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Lintasan Panjang Topan Nolo, Bergerak Dari Pasifik Timur Menuju Selatan Jepang di Pasifik Barat Laut

redaksi
4 Oktober 2026
Kategori : Berita
0
Lintasan Panjang Topan Nolo, Bergerak Dari Pasifik Timur Menuju Selatan Jepang di Pasifik Barat Laut

Topan (hurikan) Nolo di barat-barat laut Hawaii, pada Minggu (4/10)pagi. GAMBAR: ZOOM.EARTH

Model lintasan menunjukkan konsentrasi yang sangat rapat untuk 3 hari ke depan, sehingga tingkat keyakinan terhadap bagian prakiraan tersebut sangat tinggi. Nolo diperkirakan akan berada di sebelah barat Garis Tanggal Internasional (International Date Line) pada jam ke-36.

Terdapat variasi hasil model yang lebih besar dari biasanya untuk hari ke-4 dan ke-5, terutama terkait kemungkinan interaksi Nolo dengan gangguan cuaca yang saat ini berada di dekat Kepulauan Marshall (bibit siklon tropis 94W) serta palung gelombang panjang (longwave trough) yang diperkirakan akan bergerak ke sebelah timur Jepang.

Prakiraan NHC lebih mengacu pada model-model di batas selatan rentang prediksi, yang menunjukkan lintasan terus mengarah ke barat, dan sangat mendekati prediksi sebelumnya.

Intensifikasi Nolo kemungkinan akan kembali berlanjut saat topan ini bergerak melintasi wilayah dengan suhu permukaan laut sekitar 28°C dan shear (perbedaan kecepatan angin) lapisan dalam menjadi hampir tidak signifikan.

Pada 3 Oktober Nolo Kembali menguat menjadi badai Kategori 2, dan dapat mencapai intensitas puncak Kategori 4 dalam waktu sekitar 36 jam, atau bahkan lebih cepat.

CPHC mengatakan ini adalah sistem yang berbahaya. Bahaya yang mungkin terjadi meliputi angin kencang, curah hujan tinggi, gelombang badai (storm surge), dan kondisi laut kasar.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: CPHCEl Niño 2026HurikanSamudra PasifikTopan Nolo
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Lebih Dari 20 Lokasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Gorontalo

Next Post

Typhoon Nolo’s Long Path: Moving from the Eastern Pacific Toward Southern Japan in the Northwest Pacific

Postingan Terkait

1 Miliar Ton Makanan Terbuang Sia-sia

Limbah Makanan Turut Memperparah Pemanasan Global

5 Oktober 2026
Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

5 Oktober 2026

Choi-wan Rapidly Intensifies into a Super Typhoon Southeast of the Ogasawara Islands

Topan Super Choi-wan di Tenggara Kepulauan Ogasawara, Jepang

Bibit Siklon Tropis 94W Berada di Dekat Kepulauan Marshall

FAO: Belum Ada Kemajuan Nyata Mengurangi Kehilangan Pangan dan Memangkas Limbah Makanan

Gempa M 6,1 yang Mengguncang Sumba Barat Daya Mekanisme Normal Fault

Typhoon Nolo’s Long Path: Moving from the Eastern Pacific Toward Southern Japan in the Northwest Pacific

Next Post
Typhoon Nolo’s Long Path: Moving from the Eastern Pacific Toward Southern Japan in the Northwest Pacific

Typhoon Nolo's Long Path: Moving from the Eastern Pacific Toward Southern Japan in the Northwest Pacific

TERBARU

Limbah Makanan Turut Memperparah Pemanasan Global

Limbah Makanan Penyumbang 10 Persen Total Emisi Gas Rumah Kaca

Choi-wan Rapidly Intensifies into a Super Typhoon Southeast of the Ogasawara Islands

Topan Super Choi-wan di Tenggara Kepulauan Ogasawara, Jepang

Bibit Siklon Tropis 94W Berada di Dekat Kepulauan Marshall

FAO: Belum Ada Kemajuan Nyata Mengurangi Kehilangan Pangan dan Memangkas Limbah Makanan

AmsiNews

REKOMENDASI

Pemilik Kapal Kesulitan Finansial, Sejumlah ABK Dipulangkan Melalui Peru

Waspada La Nina di Akhir 2021

LIPI Bahas Kerja Sama Energi Terbarukan dan Maritim dengan Belanda

SDN 11 Telaga Raih Juara Umum Pramuka

Apa Saja Momen Lingkungan Tahun 2024?

Dosen UNG Riset Konservasi Habitat Alami Burung Maleo, Satwa Endemik Sulawesi yang Terancam Populasinya

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.