Kamis, Mei 14, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Logam Tanah Jarang Dibutuhkan untuk Pembangunan Industri Energi

redaksi
16 Januari 2023
Kategori : Berita
0
Mineral Kritis Dibutuhkan untuk Energi Bersih dan Kendaraan Bermotor Listrik

Ilustrasi batuan yang mengandung mineral logam. FOTO: DARILAUT.ID

Menurut Agus kebutuhan aspal Indonesia sebanyak 1,2 juta ton per tahun yang dihasilkan dari 22% aspal minyak produksi Pertamina, 1,74% Aspal Buton dan kekurangannya sebesar 77,39% dari Impor.

Sumber daya aspal Buton sangat besar, yaitu sebesar 792,5 juta ton dan cadangannya sebesar 182,62 juta ton.

Namun, kata Miswanto, saat ini produksi aspal Buton masih sangat rendah yaitu hanya 43.128 ton pertahun.

Miswanto berharap dengan adanya larangan impor aspal dari pemerintah, maka produksi aspal Buton dapat meningkat, mengingat sumber daya tersebut sangat melimpah.

Kepala Pusat Riset Teknologi Pertambangan Anggoro Tri Mursito, mengatakan, logam tanah Jarang saat ini juga sangat dibutuhkan untuk pembangunan industri energi seperti industri baterai, elektronik dan sebagainya.

Indonesia memiliki sumber daya mineral yang melimpah seperti emas, tembaga, platina, nikel, timah, batubara, dan migas, yang memiliki nilai mencapai ribuan triliun rupiah. Sumber daya tersebut saat ini menjadi komoditas ekspor andalan Indonesia.

Presiden Joko Widodo Melalui Kementerian Sekretariat Negara secara tegas menyatakan akan menghentikan impor aspal, pada Selasa 22 September 2022. Hal tersebut dikarenakan potensi aspal yang ada di Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara dinilai sangat besar namun kegiatan produksinya tidak berjalan.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: AspalBRINLogam Tanah JarangMineral dan BatubaraMineral Kritis
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Samudra Hindia

Next Post

Wisatawan yang Berkunjung di Kawasan Konservasi Meningkat

Postingan Terkait

Transplantasi karang

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

14 Mei 2026
Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

14 Mei 2026

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

Calon Mahasiswa Baru yang Lulus SNBP 2026 di UNG Registrasi Ulang

Perubahan Iklim Merusak Perekonomian Global

Next Post
Tol Laut untuk Pulau-pulau Kecil dan Terpencil di Teluk Tomini

Wisatawan yang Berkunjung di Kawasan Konservasi Meningkat

Komentar tentang post

TERBARU

Mahasiswa Fakultas Kelautan UNG Bahas Transplantasi Terumbu Karang dan Konservasi Laut

Kontak Erat Kasus Hantavirus di DKI Jakarta Dipantau Secara Ketat 14 Hari

Karakteristik Penyebaran Hantavirus Berbeda dengan Influenza dan COVID-19

Mengenal Hantavirus, Kelompok Virus Zoonotik yang Ditularkan Hewan Pengerat Seperti Tikus Liar

Penumpang Kapal yang Terkena Hantavirus Menjalani Karantina 42 Hari

Pemerintah Inggris Dukung Pembangunan 1.500 Kapal Ikan Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

Gempa Pangandaran Dirasakan III – IV MMI

Setelah Kapal Sharaz, MV Tina 1 Kandas di Perairan Batu Berhenti

Indonesia Perkuat Pengawasan Nelayan Lintas Batas di Pulau Terluar

Triwulan Kedua 2021, Pertumbuhan Sektor Perikanan 9,69 Persen

Belum Ada Kepastian Pemulangan Nelayan Filipina yang Hanyut di Gorontalo

Hiu Paus Mati Didekat Davao Menelan Plastik

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.