Banjir dan longsor di Kabupaten Banten berakibat pada tempat tinggal rusaj ringan 23 unit, rusak sedang 15 dan rusak berat 1, sedangkan 9 fasilitas umum dan 9 titik ruas jalan terendam.
Sukabumi
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi sejak Selasa, (3/12) menyebabkan berbagai kejadian bencana di beberapa titik. Intensitas hujan yang tinggi memicu banjir, tanah longsor, dan pergerakan tanah yang meresahkan warga. Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, dampak bencana ini dirasakan di banyak kecamatan.
BNPB mencatat banjir melanda tujuh wilayah, termasuk Kecamatan Ciemas, Palabuhanratu, dan Gegerbitung. Selain itu, tanah longsor terjadi di 14 titik dengan dampak terbesar di Kecamatan Simpenan, Palabuhanratu, dan Warungkiara.
Cuaca ekstrem juga memengaruhi tujuh lokasi lainnya, seperti Desa Sukaraja di Kecamatan Sukaraja dan Desa Benda di Kecamatan Cicurug. Pergerakan tanah dilaporkan di empat lokasi, termasuk Desa Sukamaju di Kecamatan Cikembar dan Desa Bantargadung di Kecamatan Bantargadung.
Cilacap
Sebanyak 1717 unit rumah terdampak banjir di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras yang terjadi dari kurun waktu 28 November – 2 Desember 2024.
Selain rumah, banjir juga berdampak pada dua musala, satu pasar dan satu sekolah. Adapun banjir ini berdampak pada 10 Kecamatan yakni Kecamatan Cilacap Utara, Cilacap Tengah, Cilacap Selatan, Jeruklegi, Kawungaten, Bantarsari, Kesugihan, Kroya, Nusawungu dan Adipala.




