Darilaut – Mahasiswa Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo (UNG) membahas perubahan iklim El Nino di Pendopo Petani Desa Huluduotamo, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Kegiatan ini dihadiri oleh petani jagung dan padi dari berbagai desa sekitar yang antusias mengikuti jalannya acara.
Para petani tampak serius menyimak materi yang disampaikan oleh dosen Fakultas Pertanian UNG Dr. Irwan Bempah, bersama mahasiswa magang semester 8.
Materi utama mencakup pengenalan perubahan iklim, dampak El Nino terhadap tanaman pangan, strategi pengelolaan air, penyesuaian pola tanam dan pemilihan varietas adaptif.
Selain itu, materi lainnya mengenai pentingnya kolaborasi antara petani, penyuluh, pemerintah desa, dan perguruan tinggi.
Penyuluhan ini menghasilkan pemahaman baru bagi petani mengenai langkah adaptasi dan mitigasi yang dapat diterapkan di tingkat usaha tani.
Para peserta menyambut baik kegiatan ini karena memberikan pengetahuan praktis yang dapat langsung diterapkan dalam menghadapi musim kering dan perubahan pola iklim.
Mahasiswa Agribisnis UNG diharapkan terus berperan aktif mendampingi masyarakat tani, sekaligus mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah untuk menjawab persoalan nyata di lapangan.
Kegiatan dengan tema “Penyuluhan Perubahan Iklim: Adaptasi dan Mitigasi Petani Gorontalo Menghadapi El Nino” dibuka oleh Kepala Desa Huluduotamo bersama Koordinator Penyuluh se-Kecamatan Suwawa.
Pemerintah desa menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena dinilai relevan dengan tantangan nyata yang dihadapi petani, terutama dalam menjaga produktivitas pertanian di tengah kondisi iklim yang tidak menentu.
Kegiatan ini sebagai kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kapasitas petani di Provinsi Gorontalo.
Harapannya, kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga kesiapan petani menghadapi risiko perubahan iklim semakin kuat.
