Mahasiswa KKN UNG Kenalkan Cara Mengubah Limbah Plastik Jadi Rak Sepatu

Peluncuran buku profil Desa Bulangita Kabupaten Pohuwato oleh mahasiswa KKN MBKM UNG, Selasa (28/5). FOTO: KKN MBKM UNG

Darilaut – Sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengenalkan ecobrik pada Masyarakat di Desa Bulangita, Kabupaten Pohuwato.

Ecobrik  yang disampaikan mahasiswa KKN MBKM Lingkar Tambang tersebut sebagai langkah dan cara untuk mengelola sampah plastik menjadi rak sepatu.

Hal ini mendapat sambutan baik dari masyarakat Bulangita. Ecobrik adalah cara untuk mengurai limbah sampah plastik menggunakan wadah botol plastik, kemudian diisi dengan limbah sampah berupa gelas minuman juga pembungkus kemasan makanan.

Tujuannya untuk mengurangi jumlah sampah plastik sehingga bisa menambah nilai ekonomis, salah satunya yaitu dengan mendaur ulangnya menjadi sebuah rak sepatu dari ekobrik.

Koordinator Desa KKN Lingkar Tambang, Rapli Mobilingo, mengatakan pembuatan ecobrik ini menggunakan sampah plastik, botol plastik, lem tembak, tongkat dan papan.

Cara pembuatannya yakni dengan mencuci terlebih dahulu sampah-sampah yang sudah di kumpulkan agar nantinya sampah tidak busuk.

Tahapan selanjutnya, memasukan sampah berupa bungkus snack dan gelas minuman atau sampah jenis apapun yang susah untuk terurai.

Setelah itu, dengan memasukkan sampah plastik menggunakan tongkat. Penempatan ini harus benar-benar padat agar nantinya ecobrik kokoh.

Selanjutnya disusun,  kemudian merekatkan dengan menggunakan lem tembak dengan papan. Papan boleh di cat terlebih dahulu. Terakhir susun ecobrik tadi hingga menghasilkan sebuah kerajinan rak sepatu.

Selain itu, mahasiswa memfasilitasi pembuatan dan peluncuran buku profil Desa Bulangita, pada Selasa (28/5).

Rapli berharap buku profil desa ini bisa menjadi kenang-kenangan dan pedoman tata kelola desa. Selain itu, menjadi alternatif untuk memudahkan dalam hal mengakses informasi desa Bulangita di media.

Pembuatan buku profil desa Bulangita ini sebagai bentuk output atas pelaksanaan KKN Lingkar Tambang di Pohuwato yang telah dilaksanakan oleh 15 mahasiswa UNG dari jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Teknik Geologi Fakultas Teknik.

Buku ini memuat sejarah desa dan dusun yang dapat dijadikan acuan data kependudukan, tata kelola dalam pengelolaan kelembagaan desa.

Kepala Desa Bulangita, Fendi Diange, mengatakan, mengapresiasi kinerja mahasiswa UNG yang turut andil dalam pembuatan buku profil.

“Saya selaku kepala desa Bulangita, sangat mengpresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada mahasiswa UNG selama 4 bulan telah mengabdi dan banyak membantu, bahkan selalu hadir di kegiatan-kegiatan di desa kami,” ujar Fendi. (Novita J. Kiraman)

Exit mobile version