Darilaut – Sebanyak 17 mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Gorontalo (UNG) mengubah tanaman eceng gondok menjadi produk bernilai ekonomis.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata Pengabdian Masyarakat Mandiri (KKN PMM) berlokasi di Desa Iluta, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan KKN PMM ini mengangkat tema besar pengelolaan eceng gondok sebagai fokus utama. Tanaman air yang selama ini dianggap sebagai gulma dan gangguan lingkungan, diolah untuk kerajinan tangan atau barang rumah tangga.
Ketua KKN PMM Desa Iluta, Sartika Dewi Usman, menjelaskan bahwa kolaborasi antara dosen dan mahasiswa dirancang agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberi dampak berkelanjutan.
“Kami dari dosen pelaksana membawa program inti, sementara mahasiswa akan melaksanakan program tambahan,” kata Sartika.
Program ini akan menyasar dua kelompok masyarakat yang dinilai memiliki peran strategis dalam pemberdayaan desa, yakni Karang Taruna dan Dasawisma, kata Prof. Ismet Sulila, anggota tim pendamping sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN PMM.
“Kami akan menyasar dua kelompok target, yaitu Karang Taruna dan Dasawisma. Kami ingin berbagi pengetahuan tentang pemanfaatan eceng gondok,” ujarnya.




