Rabu, April 22, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mahasiswa UNG Perkenalkan Cara Mengolah Limbah Tahu Ramah Lingkungan

redaksi
7 Januari 2026
Kategori : Berita, Sampah & Polusi
0
Mahasiswa UNG Perkenalkan Cara Mengolah Limbah Tahu Ramah Lingkungan

FOTO: FMIPA UNG

Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti muda UNG hadir dengan solusi brilian yang mengusung konsep ekonomi sirkular. Mereka berhasil menyintesis material komposit dari fly ash (abu terbang) dan zeolit sebagai media penyerap (adsorben) limbah yang efektif sekaligus ekonomis.

Tim peneliti mengusung pendekatan ekonomi sirkular dengan memanfaatkan fly ash, limbah hasil pembakaran batu bara dari industri, yang dikombinasikan dengan zeolit untuk menghasilkan material komposit berdaya serap tinggi.

Pendekatan ini dengan memanfaatkan limbah untuk mengatasi persoalan limbah lainnya. Fly ash yang selama ini kurang termanfaatkan diolah menjadi material fungsional yang mampu mengadsorpsi senyawa pencemar organik dalam limbah cair tahu.

“Melalui proses sintesis komposit fly ash–zeolit, adsorben yang dihasilkan terbukti mampu mereduksi nilai BOD dan COD secara signifikan, sehingga berpotensi menekan dampak pencemaran air,” kata Nola.

Selain efektif, teknologi ini dinilai lebih ekonomis dan mudah diaplikasikan oleh pelaku usaha kecil menengah.

Penggunaan bahan baku dari limbah industri menjadikan biaya produksi relatif rendah, sekaligus memberikan nilai tambah pada material yang sebelumnya dianggap tidak bernilai. Dengan demikian, inovasi ini tidak hanya berorientasi pada perlindungan lingkungan, tetapi juga mendukung keberlanjutan ekonomi.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: FMIPA UNGPeneliti UNGUNGUniversitas Negeri Gorontalo
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Bibit Siklon Tropis 90B Diperkirakan Mengarah ke Sri Lanka

Next Post

Venezuela Alami Keruntuhan Ekonomi dan Guncangan Iklim, Jutaan Orang Butuh Bantuan Kemanusiaan Mendesak

Postingan Terkait

UTBK-SNBT 2026 di UNG Berlangsung di Kota Gorontalo dan Bone Bolango

UTBK-SNBT 2026 di UNG Berlangsung di Kota Gorontalo dan Bone Bolango

22 April 2026
Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

22 April 2026

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

Warek UNG: Pengawas Kunci Menjaga Integritas UTBK-SNBT

Papan Informasi Wisata yang Buruk Dapat Merusak Citra Destinasi

Next Post
Venezuela Alami Keruntuhan Ekonomi dan Guncangan Iklim, Jutaan Orang Butuh Bantuan Kemanusiaan Mendesak

Venezuela Alami Keruntuhan Ekonomi dan Guncangan Iklim, Jutaan Orang Butuh Bantuan Kemanusiaan Mendesak

TERBARU

UTBK-SNBT 2026 di UNG Berlangsung di Kota Gorontalo dan Bone Bolango

Bawa Sampel Tanah Dari Buol Imigrasi Gorontalo Deportasi 4 WNA Asal Cina

20.000 Pelaut dan 2.000 Kapal Masih Terdampar di Selat Hormuz

Hari Bumi Sebagai Pengingat Cara Mengatasi Krisis Lingkungan

5.504 Peserta Mengikuti UTBK-SNBT 2026 di UNG

Hujan Tidak Merata di Berbagai Wilayah di Indonesia

AmsiNews

REKOMENDASI

20 Orang Tewas Karena Longsor dan Banjir di Sumatra Utara

Tahun Ini Kemenhub Tambah Trayek Kapal

Survei Cekungan Bawah Laut di Indonesia

Dua Bibit Siklon Tropis Berkembang di Utara Indonesia

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Laik Udara Sebelum Terbang

Rektor UNG Pembicara pada Konferensi Pimpinan Universitas Thailand dan Indonesia di Bangkok

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.