Selain Nola anggota tim lainnya Zulkarnain Anwar, Adinda Maharani, dan Fein Biki. Tim ini dibimbing oleh Dr. Suleman Duengo, pakar di bidang kimia lingkungan dan material.
Dengan menggunakan metode statistika eksperimental, tim akan menganalisis variabel-variabel yang mempengaruhi efisiensi penyerapan, seperti waktu kontak, pH, dan dosis adsorben.
Dengan mengembangkan teknologi berbasis material komposit, “kami berharap dapat membantu pelaku industri tahu dalam memenuhi baku mutu limbah cair sesuai regulasi, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan perairan,” kata Zulkarnain.
Penelitian ini mendukung upaya pemerintah dalam pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran, sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya dalam aspek air bersih dan sanitasi, serta industri yang berkelanjutan.
Pengembangan teknologi adsorpsi berbasis material lokal dapat menjadi model pengelolaan limbah yang dapat direplikasi di berbagai daerah.




