Menurut Gusnar berdasarkan analisis kesesuaian wisata diperoleh bahwa wisata snorkeling dan diving pada stasiun I dan II berada dalam kategori sesuai hingga sangat sesuai, sedangkan stasiun III tidak sesuai.
Penelitian ini untuk mengidentifikasi potensi biofisik, analisis tingkat kesesuaian dan daya dukung wisata, serta merumuskan strategi pengembangan wisata bahari di barrier reef Botutonuo. (VM)





