Darilaut – Kondisi cuaca di Pulau Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, bisa untuk melakukan pelayaran jauh.
Hari itu, Jumat (24/7) pagi, kapal cepat (speed boat) akan berangkat dari resort di Pulau Una-Una, Taman Nasional Kepulauan Togean, menuju pantai Marisa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Jalur pelayaran Pulau Una-Una dan Marisa di Teluk Tomini, telah menjadi alternatif karena cukup dekat, paling lama empat jam. Bila cuaca bagus dan sedikit berombak, dapat ditempuh hanya dua atau tiga jam dengan kapal cepat.
Bila menggunakan kapal penyeberangan fery dari Wakai ke Gorontalo atau sebaliknya, lebih dari 12 jam. Belum lagi, dari Pulau Una-Una harus menggunakan perahu ke Wakai.
Apalagi kondisi saat ini kapal penyeberangan fery yang biasanya dua kali dalam seminggu, tinggal sekali seminggu. Wisatawan yang sudah ada jadwal lebih dulu, tidak akan menunggu jadwal kapal fery yang berubah-ubah.
Itu sebabnya, ”11 wisawatan asal Eropa menggunakan speed boat ke Gorontalo,” kata Mukmin Badu, pengelola Hari-Mimin Homestay, Minggu (26/7).
Mukmin biasa disapa Mimin, Jumat siang memperoleh informasi mengenai kapal cepat yang ditumpangi 11 wisatawan mancanegara ini kehilangan kontak.
Kapal ini berangkat dari Pulau Una-Una pukul 07.00 dan hingga pukul 11.00 belum ada informasi apabila sudah tiba di Marisa.



