Rabu, Oktober 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Masih Sebagian Kecil Dasar Laut Indonesia yang Telah Dipetakan

redaksi
27 Maret 2022
Kategori : Berita
0
Masih Sebagian Kecil Dasar Laut Indonesia yang Telah Dipetakan

Topografi dasar laut. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Sejak masa kolonial Belanda hingga saat ini masih sangat terbatas survei hidrografi yang dilakukan di dasar laut Indonesia.

Padahal, pengetahuan yang rinci tentang bentuk dasar laut sangat penting bagi keselamatan navigasi dan digunakan untuk banyak aplikasi lain serta bagi ilmu pengetahuan.

Peta laut sebagai sarana visualisasi bentuk rinci dasar laut memainkan peran penting dalam melestarikan dan memanfaatkan laut dan sumber dayanya untuk pembangunan berkelanjutan khususnya untuk kepentingan navigasi selama berabad-abad.

Namun, sebagian besar perairan NKRI masih belum dijelajahi, diamati dan dipetakan.

Hanya sebagian kecil dari dasar laut yang telah dipetakan secara sistematis dengan survei hidrografi yang dilaksanakan sejak era kolonial Belanda hingga saat ini.

International Hydrographic Organization (IHO) mengidentifikasikan fitur dasar laut dalam 42 kategori. Seperti istilah umum (generic term), sesuai dengan Publikasi IHO B-6 Standardization of Undersea Feature Names, Alur Pelayaran (Sea Channel), Kedangkalan (Shoal), Gunung Bawah Laut (Seamount), Lembah (Valley), Puncak Tinggian (Peak), Bukit (Hill), dll dengan spesifikasi atau kriteria khusus setiap fitur tersebut untuk dapat ditentukan ke dalam 42 kategori tersebut.

Tentunya, penentuan tersebut sangat tergantung kepada kelengkapan data hidrografi yang ada.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Fitur Bawah LautHidrografiInternational Hydrographic OrganizationPushidrosalUnesco
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

“Gapuro Sagoro” Fitur Gunung Laut di Timur Pulau Halmahera

Next Post

Tahun 2022, Pulau Jawa Paling Banyak Kejadian Bencana Alam

Postingan Terkait

Banjir Rob Merendam Kota Medan dan Batu Bara

Karakteristik Gelombang Laut dan Keunikannya

21 Oktober 2026
Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

21 Oktober 2026

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Next Post
Tahun 2022, Pulau Jawa Paling Banyak Kejadian Bencana Alam

Tahun 2022, Pulau Jawa Paling Banyak Kejadian Bencana Alam

Komentar tentang post

TERBARU

Karakteristik Gelombang Laut dan Keunikannya

Gelombang Kelvin di Pasifik Khatulistiwa Bagai Detak Jantung El Niño

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

AmsiNews

REKOMENDASI

Kaleidoskop 2025: Gempa Darat Mengguncang Pohuwato

Perusahaan Sawit Harus Kembalikan Lahan Plasma Petani Popayato

Laut Bukan Tempat Buangan Limbah Tambang

Penjarahan dan Pencurian Benda Berharga di Perairan Indonesia

KRI Lemadang-632 Tangkap Kapal Malaysia di Selat Malaka

Ada di Teluk Tomini Hiu Paus Belum Terlihat di Botubarani

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.