Prof. Eduart menjelaskan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan salah satu agenda rutin yang dilaksanakan UNG. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi civitas academica untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus mengingat kembali sosok Rasulullah SAW sebagai teladan utama umat Islam.
Melalui momentum ini, kita berharap keimanan dan ketakwaan civitas akademika UNG semakin meningkat. Kita juga kembali mengingat Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan, kata Rektor.
Tidak hanya sarat dengan nilai keagamaan, peringatan Maulid di UNG juga menjadi ruang untuk menjaga keberadaan tradisi dan kearifan lokal Gorontalo.
Tradisi walimah dengan tolangga yang hadir dalam perayaan tersebut memperlihatkan bagaimana nilai keagamaan dapat berjalan beriringan dengan budaya masyarakat.
Suasana tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa Maulid Nabi di lingkungan UNG bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian, merawat tradisi, serta menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan kampus.



