Kamis, April 30, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Topan Super Ragasa Menjadi Sistem yang Berbahaya, Tinggi Gelombang Laut Capai 14 Meter

redaksi
21 September 2025
Kategori : Berita
0
Topan Super Ragasa Menjadi Sistem yang Berbahaya, Tinggi Gelombang Laut Capai 14 Meter

Topan super (Super Typhoon) Ragasa di Laut Filipina pada Minggu (21/9). GAMBAR: ZOOM.EARTH

Darilaut – Ragasa telah menguat menjadi topan super (Super Typhoon) di Laut Filipina, pada Minggu (21/9) siang.

Topan Super Ragasa dengan nama Filipina ”Nando” menjadi sistem yang berbahaya dengan tinggi gelombang laut dapat mencapai 14 meter.

”Nando menguat menjadi topan super,” kata PAGASA (Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Services Administration – Layanan Administrasi Atmosfer, Geofisika, dan Astronomi Filipina) dalam bulletin informasi yang dikeluarkan Minggu pukul 11.00 waktu setempat.

Topan Super adalah sistem peringatan sinyal tertinggi untuk topan di Filipina. Saat ini topan super Ragasa terleta di timur Santa Ana, Pulau Luzon.

Ragasa membawa hujan lebat, angin kencang gelombang tinggi serta bahaya yang dapat memengaruhi pesisir.

PAGASA telah mengeluarkan peringatan angin kencang yang berlaku di pesisir utara dan timur Luzon Utara.

Begitu pula untuk prakiraan kondisi laut dalam 24 Jam, laut yang sangat ganas, gelombang tinggi atau sangat tinggi. Di perairan Kepulauan Batanes dan Babuyan Selat Luzon dapat mencapai 14 meter.

Di pesisir timur laut daratan Cagayan hingga 10 meter, pesisir daratan Cagayan lainnya; pesisir utara Ilocos Norte 8 meter, pesisir Isabela 5,5 meter, pesisir timur laut Aurora; pesisir Ilocos Norte lainnya 4,5 meter.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: Badan Meteorologi JepangJTWCKepulauan BatanesLaut FilipinaPAGASAPulau BabuyanSelat LuzonTopan Ragasa
Bagikan2Tweet1KirimKirim
Previous Post

Kuliah Tamu Fakultas Olahraga dan Kesehatan UNG Hadirkan Akademisi Internasional

Next Post

SDGs Center UNG Kolaborasi Penurunan Risiko Stunting di Kabupaten Gorontalo

Postingan Terkait

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

30 April 2026
Telah Ditemukan 21 Spesies Baru Kepiting di Hutan Mangrove Timika

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

30 April 2026

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

Pengurus AMSI Kepri 2025–2028 Dilantik

Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Next Post
SDGs Center UNG Kolaborasi Penurunan Risiko Stunting di Kabupaten Gorontalo

SDGs Center UNG Kolaborasi Penurunan Risiko Stunting di Kabupaten Gorontalo

TERBARU

Melki Gani –  Fajri A. Kidjab Ketua dan Sekretaris Terpilih AMSI Gorontalo Periode 2026-2030

Mangrove Dapat Menyerap logam berat Merkuri

Mangrove Biofilter Alami Mengurai Limbah Budidaya Laut

ENSO dan IOD Kondisi Netral, Monsun Australia Melemah

Waspada Hujan Ringan dan Lebat di Berbagai Wilayah Indonesia

Ekosistem Laut Saling Terhubung

AmsiNews

REKOMENDASI

196 Negara Akan Membahas Krisis Alam di Kolombia

Membangun Sistem Peringatan Dini Handal

Waspada KLB Flu Burung

Januari – Juni Terjadi 1499 Bencana Alam di Indonesia

Banjir di Kabupaten Luwu Telah Surut, Korban Meninggal 12 Orang

Keren, Bervespa Ria sambil Menyelam di Laut Pohuwato

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.