Minggu, Oktober 25, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Mengapa Gempa Dahsyat Terjadi di Sarangani, Phivolcs: Ada Palung Cotabato dan Patahan Lokal

redaksi
9 Juni 2026
Kategori : Berita
0
Gempa Dahsyat di Lepas Pantai Sarangani Filipina Selatan Memicu Gelombang Tsunami 1 Meter

Gempa Bumi Lepas Pantai Sarangani Berkekuatan Magnitudo 7,8 pada hari Senin 8 Juni 2026 dan gempa susulan hingga pukul 12.00 siang. GAMBAR: PHIVOLCS

“Ini masih dalam proses validasi,” kata Mariano.

Ada 18 kematian yang sedang divalidasi di provinsi Sarangani dan Kota General Santos, keduanya di Wilayah 12, dan tiga di South Cotabato.

OCD belum merilis angka kerusakan yang disebabkan oleh gempa kuat tersebut.

Dampak Gempa Sarangani di Indonesia

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, mengatakan, gempa yang berada di lepas pantai Sarangani, Mindanao itu berdampak tsunami di sebagian wilayah Indonesia.

“Hasil pemantauan BMKG, terjadi kenaikan tinggi muka air laut di sejumlah wilayah, di antaranya Loloda pada 07.20 WIB dengan ketinggian 0,09 m, serta pada pukul 07.27 WIB di Ulu Siau setinggi 0,18 m dan Melonguane setinggi 0,32 m,” kata Faisal di Gedung MHEWS BMKG, Jakarta (8/6).

Selanjutnya, sensor tide gauge di Tahuna mendeteksi ketinggian air setinggi 0,3 m pada pukul 06.58 WIB, disusul wilayah Paleleh yang mencatat ketinggian 0,45 m pada pukul 07.34 WIB, serta Tanjung Sidupa yang merekam 0,32 m pada pukul 07.39 WIB.

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalamannya, gempa ini berjenis dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Kerusakan di Sangihe dan Talaud

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 1.160 jiwa mengungsi dan 94 kepala keluarga terdampak.

Halaman 3 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: BMKGBNPBFilipina SelatanGempa SaranganiPhivolcstsunami
Bagikan2Tweet2KirimKirim
Previous Post

Gempa Sarangani di Filipina Selatan Merusak 100 Rumah dan Gedung di Sangihe dan Talaud

Next Post

General Santos Paling Parah Terkena Dampak Gempa Sarangani di Mindanao

Postingan Terkait

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

25 Oktober 2026
6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

25 Oktober 2026

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

Mahasiswa Asal Aljazair Bergabung di Prodi Sistem Informasi UNG

Topan Champi Terus Melemah di Laut Cina Timur

Mengindari Lonjakan Suhu dan Meminimalkan Dampak Perubahan Iklim

Topan Champi Menyebabkan Kantor dan Sekolah Tutup di Taiwan, Penerbangan Dibatalkan

Next Post
General Santos Paling Parah Terkena Dampak Gempa Sarangani di Mindanao

General Santos Paling Parah Terkena Dampak Gempa Sarangani di Mindanao

TERBARU

Badai Tropis In-fa Terbentuk di Dekat Kepulauan Marshall

6 Penghasil Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar di Dunia, Salah satunya Indonesia

Pemanasan Global Melampaui Perjanjian Paris

Dosen UNG Wakili Indonesia dalam Program Marikultur di Cina

Mahasiswa Asal Aljazair Bergabung di Prodi Sistem Informasi UNG

Topan Champi Terus Melemah di Laut Cina Timur

AmsiNews

REKOMENDASI

Juli 2021, Banjir dan Tanah Longsor Menewaskan 1000 Orang di Seluruh Dunia

Bangkai Hiu Paus Terapung di Sungai Bogowonto Yogyakarta

Angin Kencang Merusak Puluhan Rumah di Bantaeng

Sangat Merusak, Siklon Tropis Isla Mendarat di Barat Australia

Besok Siklon Tropis Biparjoy Akan Mendarat di Pakistan dan India

Kasus Virus Corona Terus Meningkat di Seluruh Jepang

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.