Pembelajaran yang efektif lahir ketika seluruh komponen kurikulum, asesmen, strategi mengajar, dan budaya literasi bergerak menuju tujuan yang sama.
Mungkin sudah saatnya kita mengubah cara bertanya. Bukan lagi, “Mengapa pembelajar bahasa Inggris belum mampu berbahasa Inggris dengan baik?” melainkan, “Apakah sistem pembelajaran kita sudah memberi mereka kesempatan untuk benar-benar belajar bahasa?” Sebab kualitas kemampuan bahasa pada akhirnya bukan hanya cerminan usaha individu, tetapi juga cerminan kualitas sistem yang membentuk proses belajar itu sendiri. (Zulkifli Tanipu, alumnus The University of Sheffield – Psycholinguistics, Inggris)



