Dengan kata lain, setiap kali virus masuk ke dalam tubuh manusia dan menginfeksi, ada kemungkinan virus akan bermutasi. Proses tersebut bisa terjadi saat ada replikasi atau perbanyakan diri virus saat berada di dalam tubuh manusia.
Proses mutasi yang terjadi pada virus bisa memberi dua dampak, yaitu positif dan negatif bagi virus. Pada sisi positif, mutasi bisa menyebabkan virus menjadi lebih kuat, ganas, serta bisa bertahan lebih lama. Sebaliknya, mutasi virus juga bisa berdampak negatif yang menyebabkan virus menjadi semakin lemah, bahkan mati.
Virus bermutasi untuk bertahan hidup. Selain itu, mutasi virus juga dilakukan untuk berkembang di lingkungan tertentu.
Sejauh ini, data WGS yang dikirim Indonesia ke GISAID merupakan data paling awal dan diambil dari 3 kasus Covid-19 yang pertama kali ditemukan. Ke depan, Indonesia akan terus mengumpulkan data urutan genom virus penyebab Covid-19 agar karakter dari virus ini bisa lebih dikenali.
Selain untuk memahami karakter virus, pengumpulan data WGS ini juga dibutuhkan untuk proses pembuatan vaksin dan obat untuk menangani serangan virus Corona.
Setelah semua data dari belahan dunia dikumpulkan dan dipelajari, diharapkan bisa membantu mengembangkan antigen untuk melawan virus.
Setelah terbentuk, antigen akan diuji coba pada hewan terlebih dahulu. Kemudian, akan dilakukan uji klinis pada manusia sampai akhirnya diproduksi.





Komentar tentang post