Menghindari Topan Khanun, 40 Ribu Peserta Jambore Pramuka Dunia Berangkat Dengan Selamat

Hampir 40.000 orang peserta Jambore Pramuka Dunia ke-25 diberangkatkan dari Saemangeum Jeollabuk-do ke sejumlah lokasi di Seoul dan daerah sekitarnya, Selasa (8/8). FOTO: World Scout Bureau Inc/NUNO PERESTRELO

Darilaut – Organisasi Gerakan Pramuka Dunia atau World Organization of the Scout Movement (WOSM) mengatakan hampir 40.000 orang peserta kini telah berangkat dengan selamat dari perkemahan Jambore Pramuka Dunia ke-25 di Saemangeum Jeollabuk-do, Republik Korea, Selasa (8/8).

Peserta Jambore Pramuka dunia telah dipindahkan ke sejumlah lokasi di Seoul dan daerah sekitarnya untuk menghindari Topan Khanun saat mendekati Semenanjung Korea.

Pemerintah Korea, didukung oleh ratusan relawan Pramuka di lapangan, memfasilitasi keberhasilan keberangkatan para peserta untuk memastikan bahwa semua orang meninggalkan perkemahan dengan aman dan selamat.

“Hari ini, Pramuka sekali lagi menunjukkan kepemimpinan, tekad, dan kerja tim yang sejati dalam menghadapi kesulitan, memanfaatkan keterampilan mereka dengan baik selama situasi yang menantang ini,” kata Sekretaris Jenderal Organisasi Gerakan Pramuka Dunia Ahmad Alhendawi, mengutip siaran pers WOSM, Selasa (8/8).

Konser Jambore K-Pop

Melansir Kantor Berita Yonhap Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata mengumumkan tempat konser K-pop hari Jumat dan upacara penutupan, dengan mengatakan akan mengungkapkan rincian program konser dan susunan artis nanti.

Pengumuman itu dikeluarkan setelah sekitar peserta Jambore Pramuka muda dan sukarelawan dewasa dari 156 negara meninggalkan Saemangeum, tempat utama acara tersebut, mengantisipasi topan kuat yang mendekati wilayah barat daya.

Konser K-pop, puncak program budaya acara tersebut, awalnya dijadwalkan pada hari Minggu lalu di perkemahan Jambore Pramuka Dunia di area tanah reklamasi Saemangeum di Provinsi Jeolla Utara.

Pertunjukan itu, bagaimanapun, dijadwal ulang menjadi hari Jumat di Stadion Piala Dunia Jeonju, sekitar satu jam perjalanan dari tempat perkemahan.

Kementerian mengatakan keputusan itu dibuat dengan pertimbangan kedekatan stadion Seoul dengan akomodasi baru peserta jambore, pengetahuan keamanan dan keahlian dalam menyelenggarakan acara-acara besar.

Stadion Piala Dunia Seoul, juga dikenal sebagai Stadion Sangam, memiliki kapasitas lebih dari 66.000 kursi dan merupakan tempat utama untuk pertandingan olahraga dan konser musik.

“Sangat disesalkan bahwa rencana untuk menutup acara Jambore dengan konser K-pop di Stadion Piala Dunia Jeonju tidak dapat dihindari karena perubahan jalur topan. Namun, acara Jambore akan dilanjutkan dengan konser K-pop di Sangam,” kata Menteri Kebudayaan Park Bo-gyoon.

Sedianya pelaksanaan Organisasi Gerakan Pramuka Dunia (World Scout Jamboree) berlangsung dari tanggal 1 hingga 12 Agustus 2023.

Lebih dari 43 ribu peserta Jambore Pramuka Dunia ke-25 di Saemangeum. Sebelumnya, suhu panas telah mendera sejumlah peserta dari berbagai negara.

Kini Topan Khanun sudah mendekati Semenanjung Korea Selatan membuat pemerintah memindahkan dengan menggunakan bus lokasi perkemahan peserta yang tersebar di sejumlah wilayah.

Sumber: Scout.org dan Yonhap News (en.yna.co.kr)

Exit mobile version