Darilaut – Sains mengenai permukaan laut telah menjadi agenda utama dalam Sesi ke-59 Dewan Eksekutif Komisi Oseanografi Antarpemerintah (IOC) UNESCO.
Kegiatan Kuliah Peringatan Roger Revelle (Roger Revelle Memorial Lecture) berlangsung pada 2 Juli oleh Profesor Philip L. Woodworth, Emeritus Fellow di National Oceanography Centre dan Universitas Liverpool.
Roger Revelle Memorial Lecture dibentuk oleh IOC pada tahun 1991. Hal ini sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi luar biasa dalam sains kelautan yang berkaitan dengan iklim, sekaligus untuk mengenang Roger Revelle—salah satu tokoh pendiri IOC dan pelopor dalam studi mengenai perubahan iklim akibat aktivitas manusia (antropogenik).
Melansir ioc.unesco.org dalam karya berjudul “Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut” (Measuring and Predicting Sea Level Changes) —yang kini telah diterbitkan oleh IOC—Profesor Woodworth menguraikan bagaimana observasi melalui alat pengukur pasang surut (tide-gauge) selama lebih dari satu abad, dalam beberapa dekade terakhir dilengkapi dengan data altimetri satelit, telah mengubah pemahaman kita mengenai perubahan permukaan laut, baik di tingkat regional maupun global.
Publikasi Roger Revelle tersebut, bersama dengan Rencana Implementasi GLOSS yang baru, menyoroti satu kesinambungan penting: memahami perubahan permukaan laut di masa depan bergantung pada pemeliharaan catatan observasi jangka panjang.



