Kamis, November 5, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

redaksi
5 November 2026
Kategori : Berita
0
Pemanasan dan Mencairnya Es Pendorong Naiknya Permukaan Laut

Naiknya permukaan laut akan memperparah risiko pesisir, termasuk lonjakan badai dan banjir pesisir. FOTO: DARILAUT.ID

Darilaut – Komisi Oseanografi Antarpemerintah (IOC) UNESCO mengadopsi kerangka kerja yang diperbarui untuk Global Sea Level Observing System (GLOSS) atau Sistem Pengamatan Permukaan Laut Global.

IOC UNESCO telah menerbitkan perspektif ilmiah utama mengenai pengukuran dan prediksi perubahan permukaan laut, serta menyaksikan pentingnya GLOSS diakui secara eksplisit pada tingkat politik tertinggi dalam Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai Kenaikan Permukaan Laut.

Pada 24 September 2026, para pemimpin dunia berkumpul di Markas Besar PBB di New York untuk menghadiri Pertemuan Pleno Tingkat Tinggi Majelis Umum PBB. Dalam pertemuan tersebut  membahas ancaman eksistensial yang ditimbulkan oleh kenaikan permukaan laut.

Kenaikan permukaan laut terutama disebabkan oleh pemanasan samudra serta mencairnya lapisan es dan gletser, dampaknya pun telah dirasakan oleh berbagai komunitas di seluruh dunia.

Deklarasi Politik mengenai Kenaikan Permukaan Laut yang dihasilkan dari pertemuan tersebut mengakui konsekuensi luas di bidang lingkungan, sosial, dan ekonomi akibat naiknya permukaan laut—terutama bagi Negara Berkembang Pulau Kecil atau Small Island Developing States (SIDS), negara-negara dengan wilayah pesisir dataran rendah, serta kota dan komunitas yang sering kali berada di negara-negara yang paling kurang berkembang (Least Developed Countries – LDCs).

Halaman 1 dari 4
12...4Selanjutnya
Tags: GLOSSIOC-UNESCOKenaikan Permukaan LautPBBSistem Pengamatan Permukaan Laut Global
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Next Post

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Postingan Terkait

Peringatan Hari Konservasi di Bontang Mangrove Park

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

5 November 2026
250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

5 November 2026

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

Tsunami Dahsyat Dari Dekat Semenanjung Kamchatka Rusia

Atlet Renang UNG Memboyong 5 Medali Emas Piala Gubernur Sulut 2026

Danau Koroneia di Yunani Utara Terus Menyusut

Next Post
250 juta Hektare Daratan dan Perairan Dalam Proses Pemulihan

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

TERBARU

Dana Adaptasi Iklim Belum Cukup di Tengah Pemanasan Global yang Melampaui 1,5°C

Mengukur dan Memprediksi Perubahan Permukaan Laut

Komisi Oseanografi Terbitkan Kerangka Kerja Pengamatan Permukaan Laut Global

Kelompok Talin di Raja Ampat Kembangkan Potensi Kelapa Kampung

Dosen UNG Perkuat Kapasitas Teknologi Marikultur di Cina

Tsunami dan Titik Rawan Bencana Multi-bahaya Beruntun di Wilayah Pesisir Cincin Api Pasifik

AmsiNews

REKOMENDASI

Unsur Mineral Jadi Komponen Kunci Bagi Industri Masa Depan

Bakamla Ikut Aksi Menghadap Laut dan Bersih Pantai

Bakamla Tangkap Kapal Layar Muat Rokok Ilegal di Kepulauan Riau

Memerangi Krisis Iklim dengan Melindungi Lautan dan Lahan Basah

Ini 10 Sungai Tercemar Plastik Terbanyak di Dunia, Citarum Teratas

Popok Urutan Kedua Sampah Terbanyak di Laut, Ini Bahayanya

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.