Hingga saat ini penelitian mengenai tumbuhan lamun sebagai penyerap karbon masih sangat sedikit di berbagai negara, termasuk di Indonesia.
Telah banyak dilakukan penelitian tentang mangrove dan karang, akan tetapi, ”penelitian tentang lamun (seagrass) masih sedikit,” kata Kepala Pusat Riset Oseanografi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Udhi Eko Hernawan.
Lamun merupakan ekosistem paling efektif dalam menyerap karbon. Kemampuan lamun untuk menyerap karbon dari atmosfer lebih baik dari ekosistem darat.




