Rabu, Oktober 21, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ikan-ikan Asli di Sungai Ciliwung

redaksi
3 Agustus 2020
Kategori : Berita
0
Ikan-ikan Asli di Sungai Ciliwung

Sungai Ciliwung dari daerah Bogor dengan latar belakang Gunung Salak di akhir abad ke-19. FOTO: koleksi Tropenmuseum Amsterdam/wikipedia.org

Darilaut – Ketua Program Studi S2 Sumberdaya Perairan IPB University, Dr Mukhlis Kamal, mengatakan, masih ada ikan asli Sungai Ciliwung yang tersisa.

Dilansir laman Ipb.ac.id, ikan-ikan asli ini seperti beunteur, genggehek, baung, bogo, julung-julung, uceng, dan lainnya. Ikan tor yang hampir habis, saat ini mulai terlihat di kawasan hulu Ciliwung. Namun ikan ini kembali terancam dengan adanya pembangunan bendungan di Ciawi.

Menurut Mukhlis yang juga dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University ini, potensi keanekaragaman ikan di Sungai Ciliwung masih bisa dikembangkan. Seperti dalam pengembangan beberapa jenis ikan asli dan ekowisata.

Dalam Ciliwung Care Day Series 1 yang digelar Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan, FPIK IPB University, Mukhlis mengatakan, sungai Ciliwung mengalami penurunan biodiversitas disebabkan beberapa hal. Spesies invasif salah satu penyebabnya karena dapat mengancam ikan asli Sungai Ciliwung karena memiliki adaptasi yang tinggi tehadap pencemaran.

Selain itu, kata Mukhlis, ikan invasif memiliki kandungan Pb atau timah hitam yang berbahaya. Ikan introduksi yang sebagian sudah menjadi invasif, di antaranya adalah ikan sapu-sapu, ikan nila, ikan gabus, ikan sepat dan beberapa ikan hias seperti ikan pelatis pedang.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: FPIK IPBikanIPB UniversitySungai Ciliwung
Bagikan13Tweet8KirimKirim
Previous Post

Tak Tahu Keberadaan Suami di Kapal Ikan China, Istri Bersurat ke Presiden

Next Post

Banjir dan Longsor, 3 Kecamatan Terisolir di Bolaang Mongondow Selatan

Postingan Terkait

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

21 Oktober 2026
Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

21 Oktober 2026

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

Titik Panas Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

Curah Hujan di Sebagian Wilayah Indonesia Masih Kategori Rendah

Next Post
Banjir dan Longsor, 3 Kecamatan Terisolir di Bolaang Mongondow Selatan

Banjir dan Longsor, 3 Kecamatan Terisolir di Bolaang Mongondow Selatan

Komentar tentang post

TERBARU

Copernicus Atmosphere Tampilkan Sebaran Asap Dalam Jumlah Besar Menutup Kepulauan Indonesia

Memadukan Kearifan Lokal dan Pemanfaatan Sampah Plastik Mahasiswa UNG Lolos Pimnas ke-39

Syarafudin Pattisahusiwa dan Sehan Rumra Pimpin AMSI Maluku 2026 – 2030

Cuaca dan Iklim Ekstrem Muncul Dalam Berita Setiap Hari, Istilah El Niño Jadi Percakapan

Topan Super Champi Bawa Gelombang Tinggi 16,8 Meter di Laut Filipina

UNG Perkuat Produk Olahan Ikan Nike

AmsiNews

REKOMENDASI

ISKINDO dan KEHATI Bahas Pariwisata Berkelanjutan di Raja Ampat

Kelompok Umur 15 – 44 Tahun Paling Banyak Terkena Demam Berdarah Dengue

Diskusi ISKINDO, Sampah di Teluk Jakarta dari Daratan

Topan Mekkhala Mengarah ke Okinawa dan Amami Jepang

Konektivitas Transportasi Tingkatkan Jumlah Wisatawan

Memerangi Islamofobia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.