Senin, Juli 20, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Ikan-ikan Asli di Sungai Ciliwung

redaksi
3 Agustus 2020
Kategori : Berita
0
Ikan-ikan Asli di Sungai Ciliwung

Sungai Ciliwung dari daerah Bogor dengan latar belakang Gunung Salak di akhir abad ke-19. FOTO: koleksi Tropenmuseum Amsterdam/wikipedia.org

Darilaut – Ketua Program Studi S2 Sumberdaya Perairan IPB University, Dr Mukhlis Kamal, mengatakan, masih ada ikan asli Sungai Ciliwung yang tersisa.

Dilansir laman Ipb.ac.id, ikan-ikan asli ini seperti beunteur, genggehek, baung, bogo, julung-julung, uceng, dan lainnya. Ikan tor yang hampir habis, saat ini mulai terlihat di kawasan hulu Ciliwung. Namun ikan ini kembali terancam dengan adanya pembangunan bendungan di Ciawi.

Menurut Mukhlis yang juga dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University ini, potensi keanekaragaman ikan di Sungai Ciliwung masih bisa dikembangkan. Seperti dalam pengembangan beberapa jenis ikan asli dan ekowisata.

Dalam Ciliwung Care Day Series 1 yang digelar Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan, FPIK IPB University, Mukhlis mengatakan, sungai Ciliwung mengalami penurunan biodiversitas disebabkan beberapa hal. Spesies invasif salah satu penyebabnya karena dapat mengancam ikan asli Sungai Ciliwung karena memiliki adaptasi yang tinggi tehadap pencemaran.

Selain itu, kata Mukhlis, ikan invasif memiliki kandungan Pb atau timah hitam yang berbahaya. Ikan introduksi yang sebagian sudah menjadi invasif, di antaranya adalah ikan sapu-sapu, ikan nila, ikan gabus, ikan sepat dan beberapa ikan hias seperti ikan pelatis pedang.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: FPIK IPBikanIPB UniversitySungai Ciliwung
Bagikan13Tweet7KirimKirim
Previous Post

Tak Tahu Keberadaan Suami di Kapal Ikan China, Istri Bersurat ke Presiden

Next Post

Banjir dan Longsor, 3 Kecamatan Terisolir di Bolaang Mongondow Selatan

Postingan Terkait

Rekaman 10 Tahun Hiu Paus di Perairan Gorontalo

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

20 Juli 2026
Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

20 Juli 2026

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

Musim Kemarau, BPBD Gorontalo Pantau Wilayah Berpotensi Kekeringan

20 Tahun Tsunami Pangandaran

Next Post
Banjir dan Longsor, 3 Kecamatan Terisolir di Bolaang Mongondow Selatan

Banjir dan Longsor, 3 Kecamatan Terisolir di Bolaang Mongondow Selatan

Komentar tentang post

TERBARU

Pengelolaan Wisata Hiu Paus Botubarani Kedepankan Aspek konservasi dan Manfaat Ekonomi Bagi Masyarakat

Menghadapi Suhu Sangat Panas, WHO Keluarkan Panduan Baru

Eropa Paling Cepat Memanas, 10 Ribu Tewas Musim Ini

Kekeringan dan Kesulitan Air Bersih Meluas

Mengingat Nelson Mandela, Pembela Perdamaian dan Pejuang Pemberantasan Kemiskinan

Prodi S1 Manajemen UNG Raih Akreditasi Unggul

AmsiNews

REKOMENDASI

Sambil Berlayar, Koarmada I Bahas Penegakan Hukum di Natuna Utara

Cara Rekonstruksi Sejarah Tsunami Berbasis Data Geologi

Kebijakan Penangkapan Terukur Mampu Jadikan Bitung Sentra Perikanan Dunia

Siklon Tropis Dudzai Akan Kembali Menguat di Perairan Terbuka Samudra Hindia

Bibit Siklon Tropis 92S Berkembang di Selatan Nusa Tenggara

Sampah Plastik di Pantai Gorontalo

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.