Menyelamatkan Spesies Hiu Dari Ancaman Kepunahan

Lewis Pugh berenang sejauh 96 kilometer di sekitar Pulau Martha's Vineyard pada bulan Mei 2025. GAMBAR: CUPLIKAN LAYAR UNEP/YOUTUBE

Darilaut – Lebih dari sepertiga spesies hiu terancam punah. Padahal, hiu sangat penting untuk menjaga ekosistem laut agar tetap sehat dan seimbang.

Untuk membunyikan alarm tentang kebutuhan mendesak melindungi hiu, perenang ketahanan dan Pelindung Lautan Program Lingkungan PBB (UNEP), Lewis Pugh, berenang sejauh 96 kilometer di sekitar Pulau Martha’s Vineyard pada bulan Mei 2025.

Renang yang dilakukan Pugh, yang juga seorang pengacara maritim, menandai ulang tahun ke-50 film Jaws.

Jaws difilmkan di pulau itu 50 tahun lalu dan memicu ketakutan terhadap hiu di seluruh dunia.

Tantangan terbaru ini dibangun berdasarkan sejarah Pugh dalam renang yang terkenal dan meningkatkan kesadaran — dari bawah lapisan es Antartika Timur hingga sepanjang Selat Inggris dan menyeberangi Laut Merah.

Renangnya di Martha Vineyard menarik liputan media yang luas.

Ini adalah bagian dari kampanye advokasi tiga tahun oleh Lewis Pugh Foundation untuk mempromosikan konservasi laut.

Selain itu, membantu mencapai tujuan global untuk melindungi 30 persen lautan pada tahun 2030 yang dijanjikan para pemimpin pada tahun 2022 di bawah Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal.

Dalam Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal, planet ini mengalami penurunan alam yang berbahaya. Satu juta spesies terancam punah, kesehatan tanah menurun, dan sumber air mengering.

Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal menetapkan target global untuk menghentikan dan membalikkan hilangnya alam pada tahun 2030.

Kerangka kerja ini diadopsi oleh para pemimpin dunia pada bulan Desember 2022.

Untuk mengatasi pendorong krisis alam, UNEP bekerja sama dengan para mitra untuk mengambil tindakan di lanskap dan bentang laut, mengubah sistem pangan kita, dan menutup kesenjangan keuangan untuk alam.

Hiu dan Pari

Dalam Kongres Konservasi Dunia IUCN (International Union for Conservation of Nature) di Marseille, Marseille, Prancis, 4 September 2021, disebutkan 37% hiu dan pari (sharks and rays) dunia sekarang terancam punah.

Hal ini terjadi terutama karena penangkapan ikan yang berlebihan. Ditambah dengan degradasi habitat serta perubahan iklim.

Semua spesies hiu dan pari yang terancam ditangkap secara berlebihan, dengan 31% dipengaruhi oleh hilangnya dan degradasi habitat. Sebanyak 10% dipengaruhi oleh perubahan iklim.

Hal ini menunjukkan bahwa langkah-langkah pengelolaan yang efektif untuk spesies hiu dan pari masih kurang di sebagian besar lautan dunia.

Exit mobile version