Senin, Agustus 24, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Merekam Sejarah Laut Indonesia Melalui Ilmu Paleo Oseanografi

redaksi
25 Desember 2022
Kategori : Berita
0
Karang Mampu Merekam Jejak Iklim Masa Lampau

Data iklim masa lampau terekam dalam kombinasi karang hidup dan mati. FOTO: DARILAUT.ID

Rina mengatakan sirkulasi laut global atau dikenal juga dengan global thermohaline circulation saat ini dikontrol oleh posisi-posisi benua dan juga kondisi batimetri. Sirkulasi saat ini berbeda dengan sirkulasi pada jutaan tahun yang lalu.

“Sirkulasi laut global saat ini terdiri dari arus laut dalam atau deep water yang terbentuk di atlantik utara akibat turunnya arus permukaan,” kata Rina.

“Satu siklus global ini membutuhkan waktu 600 tahun untuk kembali ke titik yang sama. Dan waktu tersebut lebih dari kemampuan pengukuran saat ini.”

Ketua Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University Dr Syamsul B Agus, mengatakan webinar tentang paleo oseanografi sangat menarik dan sesuatu hal yang berbeda dengan melihat sejarah dan jejak rekam laut di Indonesia.

“Tentu melalui webinar ini harapan kita akan dapat memahami dan mengetahui tentang paleo oseanografi yang menelusur jejak rekam sejarah laut Indonesia,” kata Syamsul seperti dikutip dari Ipb.ac.id.

“Apakah dulu laut Indonesia ini lebih luas ataukah lebih sempit, dapat dijelaskan oleh narasumber, sehingga layak untuk diikuti.“

Halaman 2 dari 2
Sebelumnya12
Tags: BRINIPB UniversityKerak SamudraOseanografiPaleo Oseanografi
Bagikan30Tweet1KirimKirim
Previous Post

Indonesia Berpotensi Hujan Lebat Periode Natal dan Tahun Baru 2023

Next Post

Digitalisasi Desa untuk Kembangkan Potensi Wisata dan Artisan Lokal

Postingan Terkait

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

24 Agustus 2026
Bantuan Gempa M 7,7 di NTT Jangkau Pulau Kecil Terjauh Kabupaten Sikka di Laut Flores

Bantuan Gempa M 7,7 di NTT Jangkau Pulau Kecil Terjauh Kabupaten Sikka di Laut Flores

24 Agustus 2026

Dukungan Bantuan Untuk Korban Gempa M 7,7 Laut Flores di Pulau Palue NTT

Selama 3 Hari Badai Tropis Narra Berada di Teluk Tonkin, Ribuan Orang Dievakuasi di Vietnam, 1 Meninggal

Tropical Storm Narra Lingers in the Gulf of Tonkin for Three Days

Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Magnitudo 7,7 di NTT 87 Orang, Pengungsi Lebih Dari 150 Ribu Jiwa

Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNG Perkuat Pendampingan Mahasiswa

Gempa Bumi M 5,4 di Teluk Tomini Akibat Deformasi Batuan Dalam Lempeng, Mekanisme Pergerakan Naik

Next Post
Digitalisasi Desa untuk Kembangkan Potensi Wisata dan Artisan Lokal

Digitalisasi Desa untuk Kembangkan Potensi Wisata dan Artisan Lokal

Komentar tentang post

TERBARU

Pulau Sukun di Laut Flores, Wilayah Terjauh Kabupaten Sikka yang Berbatasan dengan Selayar Sulawesi Selatan

Bantuan Gempa M 7,7 di NTT Jangkau Pulau Kecil Terjauh Kabupaten Sikka di Laut Flores

Dukungan Bantuan Untuk Korban Gempa M 7,7 Laut Flores di Pulau Palue NTT

Selama 3 Hari Badai Tropis Narra Berada di Teluk Tonkin, Ribuan Orang Dievakuasi di Vietnam, 1 Meninggal

Tropical Storm Narra Lingers in the Gulf of Tonkin for Three Days

Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Magnitudo 7,7 di NTT 87 Orang, Pengungsi Lebih Dari 150 Ribu Jiwa

AmsiNews

REKOMENDASI

Brigade Harimau Menangkap Penjual Sisik Trenggiling 24,5 Kilogram

Topan Khanun Kembali Melintas di Dekat Okinawa

AMSI Award 2022, Ajang Penghargaan Untuk Media Siber Nasional dan Lokal Terbaik

Topan Wipha Meninggalkan Jejak Kerusakan Parah di Vietnam

11 Wisatawan Mancanegara dan 2 ABK Hilang di Perairan Teluk Tomini

Situs Arkeoastronomi Memiliki Daya Tarik Bagi Wisatawan

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.