“Sudah banyak tenaga kerja dan investasi yang diserap tetapi tidak optimal dan pemerintah mau meningkatkan produktivitas udang sebanyak 250%,” katanya.
“Dengan demikian, kegiatan ini mendukung targetnya pemerintah untuk mencapai produktivitas udang tersebut. Kami sangat senang bekerja sama dengan BRIN karena sangat profesional.”
PIC kegiatan kerja sama dari BRIN, Anis Herliyati Mahsunah mengatakan ada beberapa kegiatan dalam kerja sama ini, antara lain, fitoplankton cair pekat. Ini bukan hal mudah.
Tantangannya berat karena harus bisa mendapatkan fitoplankton yang pekat dan hidup. “Cukup sulit tetapi jika berhasil menjadi satu terobosan yang bagus buat hatchery,” Kata Anis.
Anis menjelaskan ada kegiatan probiotik yang terdiri dari dua macam, yaitu probiotik serbuk yang langsung ditabur di tambak dan probiotik enkapsulasi yang akan di campur dengan pakan.
Selain probiotik juga ada senyawa aktif untuk pakan. Diharapkan semuanya bisa menghambat pathogen.
Selain itu, kata Anis, bisa meningkatkan produktivitas dari segi tahan terhadap penyakit dan menambahkan bobot udang. Sehingga cita-cita pemerintah untuk menaikkan produktivitas bisa tercapai. Jika tercapai, akan sangat membantu industri pertambakan dan masyarakat di tambak-tambak tradisional.





Komentar tentang post