Militer Filipina dan Indonesia Bawa Bantuan untuk Korban Topan di Daerah Terisolasi

Pasokan bantuan dari pesawat Angkatan Udara Filipina C-130 di Bandara Naga di Provinsi Camarines Sur pada Senin (4/11). Angkatan Udara Filipina dan Tentara Nasional Indonesia kemudian mengangkut paket makanan keluarga ke pulau-pulau terpencil Calaguas di Camarines Norte dan Butawanan di Camarines Sur. FOTO: PAF/PNA

Darilaut –  Pesawat militer Angkatan Udara Filipina (PAF) bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI), mengangkut paket makanan keluarga ke komunitas terpencil yang sangat terkena dampak topan baru-baru ini di wilayah Bicol.

Melansir Kantor Berita Filipina, PNA, Juru bicara PAF Kolonel Ma. Consuelo Castillo, dalam sebuah pernyataan hari Selasa (5/11), mengatakan, paket makanan ini diterbangkan ke pulau-pulau terpencil Calaguas di Camarines Norte dan Butawanan di Camarines Sur.

Menurut Castillo, misi ini mengirimkan pasokan makanan penting kepada masyarakat yang terkena dampak serangan Badai Tropis Parah Kristine (Trami).

Selain itu, pesawat PAF C-130 mengangkut pasokan penting lebih lanjut ke Bandara Naga, yang berfungsi sebagai pusat distribusi penting untuk upaya bantuan yang sedang berlangsung di daerah yang terkena dampak.

Castillo mengatakan bantuan kemanusiaan dan operasi bantuan bencana menunjukkan kemitraan yang kuat antara Filipina dan Indonesia dalam memberikan bantuan tepat waktu dan mencerminkan komitmen kedua negara terhadap layanan kemanusiaan.

Selain itu, Angkatan Udara Filipina dan Angkatan Udara Kerajaan Brunei (RBAirF) juga mengirimkan pasokan bantuan yang sangat dibutuhkan ke Pulau Calaguas yang dilanda badai di provinsi Camarines Norte.

Castillo mengatakan layanan udara menggunakan helikopter “Black Hawk” untuk mengangkut paket makanan keluarga yang disediakan oleh Departemen Kesejahteraan Sosial dan Pembangunan (DSWD) kepada penduduk pulau itu pada 2 November.

“Misi ini menggarisbawahi kemitraan yang kuat antara Filipina dan Brunei Darussalam, menunjukkan komitmen mereka terhadap keamanan regional dan bantuan kemanusiaan,” kata Castillo.

Topan Yinxing

Melansir PNA, Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) pada hari Selasa mengatakan siap untuk membantu operasi bantuan dan menanggapi keadaan darurat topan Yinxing dengan nama lokal Filipina ”Marce”.

Militer terus melakukan misi penyelamatan dan bantuan untuk komunitas yang sangat terkena dampak serangan Kristine dan Topan Super Leon.

Exit mobile version