Diversifikasi produk Nike, kata Femy, selain untuk dapat meningkatkan asupan protein bagi masyarakat juga secara otomatis dapat meningkatkan usaha-usaha kecil menengah di Gorontalo.
Hasil analisis lima dimensi penilaian, kata Femy, ”empat dimensi menunjukan ketidakberlanjutan pada pemanfaatan ikan nike, dan hanya dimensi teknologi yang menunjukan keberlanjutan.”
Menurut Femy dimensi ekologi memiliki nilai tinggi di daerah penangkapan. Ikan nike bermigrasi dari sungai ke laut dan akan kembali ke Sungai.
Apabila daerah pesisir berubah atau bantaran sungai berubah akan menyebabkan ikan-ikan ini menghilang karena tidak ada lagi tempat untuk melintas, ujar Femy.
“Ikan nike yang kita tangkap di laut ini adalah ikan-ikan yang akan kembali ke Sungai,” kata Prof. Femy.
“Hasil penelitian kami menunjukan bahwa induk ikan nike ada di sungai. Untuk pengelolaan ekologi akan melibatkan beberapa wilayah administrasi.”
Femy mengatakan untuk keberlanjutan pemanfaatan ikan nike di Gorontalo, harus dilakukan perbaikan-perbaikan dalam sistem pengelolaan.
Ikan Nike atau Gobi Amphidromus adalah jenis ikan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Provinsi Gorontalo.
Kehidupan ikan nike mirip dengan ikan sidat. Keduanya bergantung atau menjalani masa hidup di sungai (juga danau) dan laut.




