Jumat, April 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Musim Barat, Gelombang Tinggi, Nelayan Torosiaje Tangkap Ikan di Kawasan Mangrove

redaksi
3 Januari 2019
Kategori : Berita
0
Mangrove

Mangrove di Pohuwato. FOTO: DARILAUT.ID

Gorontalo – Musim barat sejak pertengahan November tahun lalu masih berlangsung hingga Januari ini. Akibat gelombang tinggi ini, nelayan Torosiaje Serumpun beralih untuk menangkap ikan di kawasan hutan mangrove.

“Pada musim Barat, ketika warga tidak bisa turun ke laut, upaya pemenuhan kebutuhan hidup dilakukan dengan menangkap ikan di kawasan mangrove,” kata pengamat pesisir dan laut di Gorontalo Sugeng Sutrisno, Kamis (3/1).

Selama ini, menurut Sugeng, sudah 10 tahun warga Torosiaje Serumpun di Kabupaten pohuwato menjaga dan mempertahankan mangrove seluas 124,5 hektare. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk membangun ketahanan sosio ekologi dan ekonomi masyarakat yang umumnya berprofesi sebagai nelayan.

Sugeng mengatakan, mangrove di kawasan lindung dan cagar alam di wilayah tersebut sudah hancur dan rusak untuk tambak. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kemudian menjadikan mangrove di Torosiaje sebagai Kawasan Ekosistem Esensial.

Mangrove Torosiaje merupakan salah satu ekosistem yang relatif mampu mewakili kondisi mangrove yang masih baik di Pohuwato.

Tokoh masyarakat Torosiaje yang juga spesialis rehabilitasi mangrove, Umar Pasandre mengatakan, angin kencang dan ombak di perairan Torosiaje dan Teluk Tomini ini kemungkinan hingga pertengahan Februari.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: Gelombang TinggiMangrovepohuwatoTorosiaje
Bagikan5Tweet2KirimKirim
Previous Post

Ini Aturan Penangkapan dan Pengiriman Kepiting Bertelur

Next Post

Sensor Ketinggian Air untuk Memantau Anak Krakatau

Postingan Terkait

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

17 April 2026
Topan Super Sinlaku Mendarat di Kepulauan Mariana Utara

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

16 April 2026

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

AMSI dan Universitas Atmajaya Yogyakarta Kerja Sama Mendorong Ekosistem Informasi yang Sehat

UNG Menggelar Wisuda ke-60

Next Post
Sensor ketinggian air

Sensor Ketinggian Air untuk Memantau Anak Krakatau

Komentar tentang post

TERBARU

Eutrofikasi Mengganggu Keseimbangan Ekosistem Perairan dan Memiliki Dampak Sosial yang Luas

Topan Sinlaku Bergerak Lambat di Dekat Kepulauan Mariana Utara

Dosen UNG Kembangkan Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Limbah Ikan Cakalang

Bibit Siklon Tropis 92S di Barat Laut Kepulauan Cocos (Keeling)

Guru Besar Universitas Atmajaya Yogyakarta: Isu Biodiversitas Belum Banyak Diangkat Media

Fakultas Kedokteran UNG Masuk 50 Perguruan Tinggi Hasil Uji Kompetensi Mahasiswa Terbaik

AmsiNews

REKOMENDASI

Hari Ini Asteroid Seukuran Pesawat Mendekati Bumi, Tak Perlu Khawatir

Malam Ini Topan Super Gaemi Mendarat di Taiwan Utara

Badai Besar Helene Menyebabkan 25 Orang Tewas di AS

Malam Ini Gempa Kuat M 6,5 Kembali Mengguncang Togean Tojo Una-Una

Pushidrosal Survei di Selat Karimata

Potensi Bioprospeksi Laut Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.