• Pelabuhan, yang menangani lebih dari 80 persen perdagangan global, semakin terpapar risiko banjir dan kenaikan permukaan laut, sehingga mengancam rantai pasok global.
Dengan kondisi seperti itu, tidak sepenuhnya dapat dihentikan. Kenaikan permukaan laut dalam tingkat tertentu sudah tak terelakkan.
Namun, seberapa besar kenaikan tambahan yang akan terjadi bergantung pada sejauh mana emisi berbahaya dapat dikurangi saat ini.
Salah satu titik kritis: Gletser Thwaites di Antartika, yang mencakup wilayah seluas sekitar 190.000 km persegi.
Runtuhnya gletser ini saja dapat memicu lonjakan permukaan laut secara tiba-tiba dan permanen (tidak dapat dipulihkan) hingga lebih dari setengah meter—sebuah titik kritis nyata yang tidak memungkinkan adanya jalan kembali.
Beralih dari bahan bakar fosil penyebab perubahan iklim merupakan prioritas utama dunia untuk memperlambat pemanasan global dan laju kenaikan permukaan laut, namun langkah-langkah adaptasi juga sangat diperlukan saat ini.
• Sistem peringatan dini agar masyarakat dapat terlindungi sebelum bencana terjadi.
• Pembangunan tanggul laut, pelestarian hutan bakau, restorasi gumuk pasir, dan relokasi terencana bagi penduduk dari wilayah yang terancam.
• Data yang lebih baik; banyak wilayah masih kekurangan pemantauan dasar mengenai kondisi laut.




