Sabtu, Juli 11, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Naskah Kuno Bagian dari Sejarah Alam Indonesia

redaksi
20 Agustus 2020
Kategori : Berita
0
Kakek Sandiaga Uno Konservasionis Pertama Burung Maleo

Burung maleo A. UNO/TECTONA (1949)

Darilaut – Naskah-naskah klasik Nusantara dan keanekaragaman hayati merupakan bagian penting untuk membangun ilmu pengetahuan. Namun keberadaan naskah kuno tersebut mengkhawatirkan, mengingat masih minimnya kajian juga ancaman kerusakan dan kehilangan.

Menurut Kepala Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Atit Kanti, LIPI melalui Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia berkepentingan untuk terus menggali khazanah kekayaan bangsa ini karena naskah-naskah kuno nusantara menjadi bagian dari sejarah alam Indonesia.

LIPI berharap muncul kesadaran dari masyarakat untuk menjaga, menggali dan mengambil pelajaran dari kekayaan tradisional bangsa untuk menumbukan watak ilmu pengetahuan.

Peneliti etnobiologi Pusat Penelitian Biologi LIPI, Mohammad Fathi Royyani, mengatajan, watak sains sejatinya sudah ada dalam diri bangsa ini. Beberapa pengetahuan tradisional dalam pengobatan yang tersimpan dalam naskah klasik sebagian masih dipraktekkan oleh masyarakat Indonesia.

Bahkan, kata Fathi, kajian-kajian etnobotani menunjukkan beberapa masyarakat tradisional masih lebih mempercayai pengobatan tradisional daripada pengobatan kimiawi.

Menurut Fathi, banyak naskah hilang atau rusak sebelum diketahui kandungan yang terdapat di dalamnya.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: keanekaragaman hayatiLIPISejarah peradaban maritim
Bagikan3Tweet1KirimKirim
Previous Post

2 Gempa Mengguncang Bengkulu

Next Post

Masyarakat Maritim Diimbau Hati-hati pada Sindikat Penipu

Postingan Terkait

Rekor Pecah, Gelombang Panas Menghantam Eropa

Saya tinggal di Paris, Saat Gelombang Panas, Kota Cahaya Meredup

11 Juli 2026
Malam Tropis di Eropa

Tempat Terpanas di Eropa

11 Juli 2026

Gelombang Panas Memecahkan Rekor di Eropa, Kekeringan Meluas

Topan Bavi Mendekati Pendaratan di Pantai Zhejiang Cina Timur

Topan Bavi Pertahankan Kekuatan Saat Mendekati Selatan Jepang, Utara Taiwan dan Pantai Timur Cina

Dosen UNG Riset Konservasi Habitat Alami Burung Maleo, Satwa Endemik Sulawesi yang Terancam Populasinya

Topan Bavi Mendekat, Cina Timur Mulai Evakuasi Warga

Topan Bavi Mendekati Selatan Jepang dan Utara Taiwan, Maskapai Batalkan Penerbangan

Next Post
Masyarakat Maritim Diimbau Hati-hati pada Sindikat Penipu

Masyarakat Maritim Diimbau Hati-hati pada Sindikat Penipu

Komentar tentang post

TERBARU

Saya tinggal di Paris, Saat Gelombang Panas, Kota Cahaya Meredup

Tempat Terpanas di Eropa

Gelombang Panas Memecahkan Rekor di Eropa, Kekeringan Meluas

Topan Bavi Mendekati Pendaratan di Pantai Zhejiang Cina Timur

Topan Bavi Pertahankan Kekuatan Saat Mendekati Selatan Jepang, Utara Taiwan dan Pantai Timur Cina

Dosen UNG Riset Konservasi Habitat Alami Burung Maleo, Satwa Endemik Sulawesi yang Terancam Populasinya

AmsiNews

REKOMENDASI

Jawa Barat Bikin Jutaan Masker Bedah Standar WHO

Bibit Siklon Tropis 90B Diperkirakan Mengarah ke Sri Lanka

Bibit Siklon Tropis 92S Berada di Barat-Barat Daya Kota Padang

Kerugian Ekonomi Akibat Banjir di Jabodetabek Lebih Dari Rp 1,6 Triliun

Bibit Siklon Tropis 97S Berkembang di Selatan Bali, 95S di Selatan Jawa

IUCN dan Negara di Samudra Hindia Barat Meluncurkan The Great Blue Wall

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.