Manajer Senior Bentang Laut Kepala Burung YKAN, kata Awaludinnoer, mengatakan, Bentang Laut Kepala Burung adalah pusat keanekaragaman hayati laut dunia. Upaya konservasi tidak bisa berdiri sendiri. Harus berjalan beriringan dengan pengelolaan perikanan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui pendekatan terpadu yang menggabungkan sains dan tradisi, kita menjaga laut tetap lestari, sekaligus memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan.

Mata Kail Nomor 8
Dari hasil pendampingan kepada para nelayan, menunjukkan tanda-tanda perubahan ke arah yang lebih baik. Di Misool Utara, lebih dari 73 persen nelayan kini menggunakan mata kail ukuran nomor delapan.
Hal ini merupakan kesepakatan bersama masyarakat untuk mengurangi penangkapan ikan kecil atau yang belum dewasa.
Data CODRS juga mengonfirmasi adanya penurunan proporsi ikan muda dalam tangkapan, seperti kerapu macan (Epinephelus areolatus), yang turun dari 30 persen pada 2023 menjadi 26 persen pada 2024. Aktivitas penangkapan di zona non-ekstraktif, wilayah konservasi, juga menurun hampir 60 persen.
Nelayan di Kampung Salafen, Distrik Misool Utara, Wilhelmus Lan, awalnya awalnya ragu dengan kesepakatan soal ukuran mata kail. Baginya, semua ikan yang tersangkut di kail adalah rezeki. Tetapi setelah dua tahun ikut dalam program Nelayan Peduli, sudah terlihat perbedaannya.




