AI SIRT dirancang untuk menjadi pusat informasi, konsultasi, dan panduan bagi masyarakat yang mengalami kebingungan atau menjadi korban terkait dampak buruk teknologi AI. AI SIRT akan menyediakan data aduan, panduan mitigasi, serta jalur pelaporan insiden AI yang terstruktur.
“PANDI bertekad untuk menjadi bagian yang bermakna dalam menjaga ketahanan digital Indonesia. Melalui AI SIRT, kami ingin memberikan ruang respons yang cepat, tepat, dan solutif bagi masyarakat ketika menghadapi berbagai potensi bahaya dan abuse teknologi AI,” ujar Ketua PANDI Isnawan Aslam.
Selain penanganan abuse AI, PANDI juga akan menghadirkan platform Analitik.id sebagai media indexing dan analisis data domain.
Isnawan menjelaskan bahwa selama ini PANDI memegang aset data log analysis dan trafik DNS yang sangat besar, namun data tersebut belum diekstraksi dan dianalisis secara optimal untuk kepentingan publik maupun pengguna domain.
Melalui Analitik.id, para pengguna domain akhir .id (seperti .co.id, .biz.id, .ai.id, dan domain .id lainnya) dapat mengetahui gambaran reputasi domain mereka secara terukur. Platform ini akan mendefinisikan secara mendalam kelebihan, kekurangan, kesehatan DNS, hingga tingkat keamanan dari domain yang digunakan.
“Selama ini data log yang kami miliki belum terolah secara maksimal. Dengan Analitik.id, pemilik domain .id nantinya akan mendapatkan insight berharga mengenai reputasi, kelemahan, serta keunggulan web mereka,” jelas Isnawan.



