Rabu, Juni 17, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Kuda Laut Bukan Sekadar Satwa yang Unik

redaksi
22 Mei 2026
Kategori : Berita
0
Kuda Laut Masuk Spesies Appendix II

Kuda laut. FOTO: BRIN

Darilaut – Kepala Pusat Riset Sistem Biota (PRSB) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Decky Indrawan Junaedi, mengatakan, kuda laut di Indonesia bukan sekadar satwa laut yang unik, melainkan memiliki peran ekologis yang sangat vital.

Spesies kuda laut bertindak sebagai species indicator atau penanda alami dari kondisi kesehatan lingkungan perairan.

“Kuda laut ini adalah species indicator, karena dia sangat sensitif terhadap perubahan kualitas air dan sangat sensitif terhadap pencemaran,” ujar Decky, dalam Lokakarya Eksplorasi Opsi Pengelolaan Penangkapan dan Perdagangan Kuda Laut Berkelanjutan di Indonesia, di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Rabu (20/3). 

Sehingga, ”ada atau tidaknya kuda laut ini menjadi indikator penurunan kualitas lingkungan habitatnya.”

Decky menjelaskan bahwa dengan melindungi populasi kuda laut, secara tidak langsung kita ikut menjaga keutuhan ekosistem laut yang lebih luas.

Dari sisi rantai makanan, kuda laut mengonsumsi krustasea kecil dan plankton, sehingga keberadaannya berfungsi menjaga keseimbangan agar tidak terjadi ledakan populasi plankton yang bisa merusak perairan.

Namun, tantangan besar yang dihadapi saat ini adalah bagaimana menghindari praktik penangkapan langsung dari alam yang tidak terkendali. BRIN mendorong agar arah pengelolaan kuda laut bergeser ke ranah pemanfaatan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Halaman 1 dari 3
123Selanjutnya
Tags: BRINDecky Indrawan Junaedikuda laut
Bagikan36Tweet23KirimKirim
Previous Post

Wagub Gorontalo Ingatkan Temu Jurnalis Bukan Hanya Teknis, Tapi Ada Refleksi Media

Next Post

Indonesia Penghasil Biji Kakao dengan Karakter Rasa Khas

Postingan Terkait

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

17 Juni 2026
2.994 Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, Korban Tewas 45 Orang

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

17 Juni 2026

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

Peristiwa El Niño dan Dampaknya Bervariasi

Australia Bersiap Menghadapi El Niño

Next Post
Indonesia Penghasil Biji Kakao dengan Karakter Rasa Khas

Indonesia Penghasil Biji Kakao dengan Karakter Rasa Khas

TERBARU

Lebih Dari 1.200 Rumah Rusak di Kabupaten Sigi Akibat Gempa di Sulawesi Tengah

Hampir 74 Ribu Unit Rumah Rusak Akibat Gempa Sarangani di Mindanao, 68 Orang Tewas

Indonesia Penghasil Limbah Elektronik Terbesar di Asia Tenggara

Sistem Peringatan Dini Banjir Hingga Smart Environment for Healthy Skin Karya Inovatif Mahasiswa Teknik Elektro UNG

Bambu Solusi untuk Deforestasi, Telah Diperkenalkan untuk Kurikulum Sekolah

Laut yang Hangat Memicu El Niño

AmsiNews

REKOMENDASI

Badai Tropis Bret di Utara Suriname, Mengarah ke Karibia

FWI: Indonesia Gagal Hentikan Deforestasi

Siklon Tropis Taliah Masih Bergerak di Tenggara Kepulauan Cocos (Keeling)

Adat Memanfaatkan Telur Maleo di Tengah Status Genting

Video: Gurita Selimut Langka di Perairan Pohuwato, Gorontalo

Mengapung di Tengah Laut, 8 Awak Kapal Ikan Mitra XXI Berhasil Dievakuasi

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.