Dampak bagi manusia juga sama mengerikannya. Di beberapa bagian Asia Selatan, Afrika sub-Sahara, dan Amerika Latin, jumlah hari yang terlalu panas untuk bekerja dapat meningkat hingga 250 hari per tahun – menempatkan jutaan pekerja pertanian dalam risiko dan melemahkan produksi pangan.
Untuk menanggapi hal ini, laporan tersebut menyerukan langkah-langkah adaptasi yang mendesak, termasuk tanaman tahan panas, penyesuaian jadwal penanaman, dan peningkatan praktik pengelolaan pertanian.
Sistem peringatan dini dan akses ke dukungan keuangan – seperti asuransi dan perlindungan sosial – juga sangat penting untuk membantu petani mengatasi peningkatan risiko.
“Melindungi masa depan pertanian dan memastikan ketahanan pangan global tidak hanya membutuhkan pembangunan ketahanan di pertanian tetapi juga…transisi yang tegas dari masa depan dengan emisi tinggi,” demikian kesimpulan badan-badan PBB.




