Kamis, Juli 9, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Penangkap Ikan Tuna di Gorontalo Tak Lagi ke Laut Maluku

redaksi
24 Januari 2019
Kategori : Berita
0
Perahu penangkap ikan tuna

Perahu yang digunakan nelayan penangkap ikan tuna di Tanjung Keramat, Kota Gorontalo. FOTO: DARILAUT.ID

Gorontalo – Nelayan penangkap ikan tuna di Gorontalo tak lagi ke Laut Maluku. Dalam tiga tahun terakhir, ikan tuna sudah dapat ditangkap di Teluk Tomini.

“Tuna sudah tidak mengenal musim, barat dan timur ada,” kata Ramli Harmain, Kamis (24/1).

Ramli (53 tahun) adalah penangkap ikan tuna dari Kelurahan Tanjung Keramat, Kota Gorontalo. Semua nelayan di Tanjung Keramat spesialis penangkap tuna. Ditempat ini terdapat 700 nelayan khusus menangkap ikan tuna.

Menurut Ramli, sebelumnya ikan tuna masuk di Teluk Tomini di semua musim. Kemudian, dalam beberapa tahun, tuna hanya bisa ditangkap pada musim barat, itu pun terbatas hanya tiga atau empat bulan.

Setelah itu, nelayan Gorontalo menangkap tuna ke Laut Maluku. “Ikan tuna sudah masuk lagi ke Teluk Tomini, kami tidak lagi ke Pangalasea,” ujar Ramli.

Harga tuna di Gorontalo untuk grade C ukuran 20 sampai 29 kilogram Rp 37 ribu, sedangkan grade A dan B di atas 30 kilo gram Rp 52 ribu.

Di Gorontalo, umumnya menangkap ikan tuna dengan menggunakan pancing. Perahu yang digunakan dengan mesin katinting dan motor tempel.

Ikan tuna sirip kuning (yellowfin tuna) ini dengan nama lokal bukurasi. Populasi Ikan madidihang ini paling banyak di Teluk Tomini, mulai bulan Agustus hingga Desember. Jumlah ikan ini kemudian menurun, namun, tetap ada hasil tangkapan tuna.

Halaman 1 dari 2
12Selanjutnya
Tags: gorontalonelayan tradisionalTuna
Bagikan42Tweet5KirimKirim
Previous Post

Perlindungan Spesies Hiu Berjalan

Next Post

Indonesia Negara Pertama di Dunia yang Memiliki Bagan Pemisahan Alur Laut

Postingan Terkait

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

9 Juli 2026
Krisis Selat Hormuz, IMO: Kapal dan Pelaut Jadi Alat Tawar-Menawar

Krisis Selat Hormuz dan Gelombang Panas

9 Juli 2026

Serangan Terbaru di Selat Hormuz Memicu Peringatan Energi Global

Pesisir Cina Timur Bersiap Menghadapi Topan Super Bavi

970 Peserta Mengikuti Ujian CBT Seleksi Mandiri UNG 2026

Seleksi Mandiri CBT 2026, Rektor UNG Ingatkan Calon Mahasiswa Percaya Diri

Ratifikasi Konvensi ILO 188/2007 untuk Nelayan dan Pekerja Perikanan, EKOMARIN: Jangan Hanya Capaian Diplomatik di Kertas

Badai Tropis Maysak Mengakibatkan 6 Orang Tewas dan 130 Ribu Dievakuasi di Guangxi Cina

Next Post
Selat Sunda

Indonesia Negara Pertama di Dunia yang Memiliki Bagan Pemisahan Alur Laut

Komentar tentang post

TERBARU

Masih Lebih Dari 1000 km Topan Super Bavi Sudah Mengganggu di Taiwan dan Cina Timur

Krisis Selat Hormuz dan Gelombang Panas

Serangan Terbaru di Selat Hormuz Memicu Peringatan Energi Global

Pesisir Cina Timur Bersiap Menghadapi Topan Super Bavi

970 Peserta Mengikuti Ujian CBT Seleksi Mandiri UNG 2026

Seleksi Mandiri CBT 2026, Rektor UNG Ingatkan Calon Mahasiswa Percaya Diri

AmsiNews

REKOMENDASI

Kurangi Sampah Plastik, KLHK dan Gojek Kolaborasi

Menkeu Purbaya Minta Media Terus Kritis

Wakil Wali Kota Gorontalo Menjalani Prosesi Adat Moloopu

Siklon Tropis Narelle Mulai Melemah di Utara Perth, Australia

Bibit Siklon Tropis 98W Bergerak di Dekat Brunei

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.