Darilaut – Tim SAR (Search and Rescue) gabungan masih melakukan pencarian terhadap lima jurnalis, pemandu bersama kapten kapal dan anak buah kapal (ABK) yang hilang kontak di Selat Sunda.
Delapan orang, termasuk lima jurnalis hilang kontak saat menjalankan tugas jurnalistik meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin (7/9).
Hingga Sabtu (12/9) hari ke-5 pencarian tim SAR menemukan jeriken minyak berwarna biru dan dua pelampung. Hari ke-4 pencarian Jumat (11/9, TNI Angkatan Laut di Kapal Angkatan Laut (KAL) Anyer menemukan sebuah pelampung yang mengapung di perairan Anyer. Sebelumnya, hari ke-3 Kamis (10/7) KAL menemukan sebuah pelampung yang mengapung di sebelah barat Perairan Cikoneng-Labuan.
Delapan orang yang masih dalam pencarian Warta sebagai nakhoda (55 Tahun); Surakman, anak buah kapal (60); Heriyanto, pemandu (49); M. Bagus Khoirunnas, jurnalis Antara; Ari Basuki, jurnalis Merdeka; Yudhis, jurnalis Inews; Daus, jurnalis Anadolu; dan Donal, jurnalis freelance.
Pencarian hari ke-5 di Sektor X, KN SAR Tetuka menemukan sebuah jeriken minyak berwarna biru pada koordinat 06°02.7161’S 105°31.5414’E. Temuan tersebut kemudian dipantau lebih lanjut menggunakan drone.
Namun, hingga hasil operasi hari ke-5 dilaporkan belum terdapat kepastian bahwa benda tersebut berkaitan dengan speed boat maupun delapan orang yang masih dalam pencarian.



