Danlantamal XII mengatakan, korban selamat bernama Aris (27 tahun) asal Pontianak dan Maulana (20 tahun) nelayan dari Sungai Kakap. Keduanya merupakan anak buah kapal (ABK) KM Kawan Lama 999.
Kedua korban selamat langsung dibawa ke Rumah Sakit Soedarso Pontianak. Sedangkan 5 korban yang ditemukan telah meninggal dunia di evakuasi ke RS Polri Anton Soedjarwo guna penanganan lebih lanjut.
Berawal dari pantauan udara pada Senin (19/7), Lettu Laut (P) Aditya Mulyarajasa Captain Pilot pesawat TNI AL CN235 MPA P-8305 menginformasikan adanya jasad terapung di antara puing-puing kapal kepada Asops Danlantamal XII dan unsur KRI yang melaksanakan pencarian.
Selaku koordinator SAR TNI Aangkatan Laut, Danlantamal XII memerintahkan Asisten Operasi untuk berkoordinasi dengan KRI Kerambit-627 yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Kurniawan Kus dan pilot Pesud CN 235 untuk melaksanakan pencarian dan pertolongan korban.
Selanjutnya, KRI Kerambit-627 menuju ke koordinat yang diberikan oleh unsur Pesawat Udara. Sebelumnya, KRI Kerambit-627 telah menemukan 1 jasad korban di perairan Pemangkat.
KRI Kerambit-627 menuju lokasi dan menemukan, serta mengevakuasi 6 korban hingga larut malam.
Di hari berikutnya, Selasa, setelah usai menjalankan sholat Idul Adha di tengah-tengah pelaksanaan SAR, menyisir puing-puing dan bangkai kapal terbalik. KRI Clurit-641 berhasil menemukan 1 jasad korban, selanjutnya dievakuasi ke dermaga Pelindo II Dwikora Pontianak.




Komentar tentang post