Minggu, September 13, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pendidikan 171 Juta Siswa di Seluruh Dunia Terganggu Bahaya Iklim

redaksi
13 September 2026
Kategori : Berita, Iklim
0
Topan Super Ragasa Akan Menyasar Laut Cina Selatan, Pesisir Guangdong, Teluk Tonkin dan Vietnam Utara

Topan Super Ragasa di Selat Luzon, pada Senin (22/9). GAMBAR: ZOOM.EARTH

“Biasanya air setinggi lutut dan menggenangi jamban, kemudian menjadi tidak sehat bagi kami untuk bersekolah, dan kami ketinggalan pelajaran yang seharusnya kami dapatkan,” ujarnya.

Negara-negara Termiskin Paling Terkena Dampaknya

Meskipun siswa di semua tingkat pendapatan terkena dampak dari gangguan ini, tiga perempat dari mereka yang terkena dampak tinggal di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah ke bawah, menurut UNICEF.

Hal ini karena sistem pendidikan di negara tersebut seringkali kekurangan sumber daya yang diperlukan untuk menjaga pembelajaran selama keadaan darurat terkait perubahan iklim.

Misalnya, di Pakistan – salah satu negara yang paling terkena dampak dalam studi ini – banjir besar pada bulan Agustus menunda kembalinya 28 juta siswa ke sekolah, menjadikannya salah satu gangguan pendidikan terkait iklim terbesar yang tercatat pada tahun 2025.

Hal serupa terjadi di Mesir, badai Khamsin (angin dan debu) yang dahsyat menyebabkan penangguhan sekolah secara nasional selama satu hari pada bulan April, yang juga berdampak pada lebih dari 28 juta siswa.

Anak Perempuan Paling Rentan

Laporan tersebut menemukan bahwa anak perempuan lebih besar kemungkinannya untuk putus sekolah dibandingkan anak laki-laki ketika bahaya iklim mengganggu atau menutup sekolah.

Halaman 2 dari 4
Sebelumnya1234Selanjutnya
Tags: Bahaya IklimKrisis IklimUNICEF
BagikanTweetKirimKirim
Previous Post

Depresi Tropis Terletak di Dekat Da Nang, Vietnam

Next Post

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

Postingan Terkait

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

13 September 2026
Depresi Tropis Terletak di Dekat Da Nang, Vietnam

Depresi Tropis Terletak di Dekat Da Nang, Vietnam

13 September 2026

Pembakaran Lahan Gambut Saat Kemarau Tindakan Ilegal

Kondisi Kualitas Udara di Sumatera dan Kalimantan Tidak Sehat dan Berbahaya

Titik Panas di Kalimantan Barat Menurun

Gunung Anak Krakatau Masih Status Siaga, 8 Orang Hilang di Selat Sunda Dalam Pencarian

Alur Permohonan Akun SIAKAD UNG Bagi Orang Tua atau Wali

Orang Tua Dapat Memantau Pendidikan Akademik Mahasiswa UNG Melalui Fitur Aplikasi SIAKAD

Next Post
Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

TERBARU

Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, Tim SAR Verifikasi Jeriken dan Pelampung

Pendidikan 171 Juta Siswa di Seluruh Dunia Terganggu Bahaya Iklim

Depresi Tropis Terletak di Dekat Da Nang, Vietnam

Pembakaran Lahan Gambut Saat Kemarau Tindakan Ilegal

Kondisi Kualitas Udara di Sumatera dan Kalimantan Tidak Sehat dan Berbahaya

Titik Panas di Kalimantan Barat Menurun

AmsiNews

REKOMENDASI

BNPB Imbau Warga Waspada Banjir dan Rob

Banjir di Kabupaten Landak Meluas, Rendam 12 Desa

Penelitian Terbaru Mikroplastik di Perairan Indonesia Ditemukan di Kedalaman 2 Kilometer

Tidak Mudah Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca

Universitas Negeri Gorontalo Kerja sama dengan 10 Perguruan Tinggi di Timor Leste

Titik Panas di Kalimantan Barat Menurun

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.