Jakarta – Dosen dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya Dr Daniel Mohammad Rosyid mengatakan, untuk memperkuat pendidikan maritim, melalui jalur non formal seperti melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) atau kegiatan pesantren maritim, summer camp dan lain-lain.
Daniel mengapresiasi kegiatan tahunan Kemenko Kemaritiman yakni Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) yang dinilainya sangat baik untuk membangun rasa cinta laut kepada generasi muda.
“Remaja sekarang tidak cukup dengan dongeng, mereka harus dibawa keluar agar merasakan kehidupan di laut, di atas kapal,” kata Daniel saat Dialog Budaya Maritim, Senin (26/11).
Dialog Budaya Maritim yang difasilitasi Kemenko Kemaritiman ini dihadiri praktisi, akademisi, budayawan dan media di Jakarta. Dialog ini untuk menyambut Kongres Budaya Nasional pada tanggal 5 sampai dengan 9 Desember 2018, yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Pelajar Kelas XII perwakilan ENJ 2017 dari Jawa Barat Roudhatul Jannah mengatakan, dalam tiga minggu saja peserta ENJ mampu membangun rasa toleransi dalam perbedaan, mempererat persaudaraan dan tolong menolong.
“Harapan saya tahun depan pelajar kembali diikutsertakan dalam ENJ, karena tahun ini, ENJ hanya menyertakan mahasiswa dan pemuda,” ujarnya.





Komentar tentang post