Sebagai kontribusi ilmiah, Novriyanto yang memperoleh gelar PhD dalam Linguistik Terapan dari University of South Australia, dan Usman Doktor bidang linguistik dari Universitas Gadjah Mada, menawarkan kerangka konseptual baru untuk membantu pengembangan sistem penilaian yang lebih adaptif dan relevan dengan kebutuhan masa depan.
Dosen UNG ini menekankan pentingnya pendekatan yang tidak hanya menilai hasil, tetapi juga proses, penggunaan teknologi, serta kemampuan reflektif mahasiswa.
Temuan ini menjadi penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan tuntutan industri global, yang mengharuskan lulusan penerjemahan tidak hanya mahir secara linguistik, tetapi juga adaptif, kritis, dan profesional.
Dengan publikasi di jurnal bereputasi tinggi, riset ini sekaligus memperkuat kontribusi akademisi Indonesia, khususnya Universitas Negeri Gorontalo, dalam pengembangan ilmu linguistik terapan di tingkat internasional.



