Selasa, September 15, 2026
Beri Dukungan
redaksi@darilaut.id
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Masuk
  • Daftar
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
  • Home
  • Berita
    • Laporan Khusus
    • Bisnis dan Investasi
    • Pemilu & Pilkada
    • Kesehatan
  • Eksplorasi
  • Kajian
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
    • Ide & Inovasi
    • Travel
  • Konservasi
    • Orca
    • Hiu Paus
    • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Iklim
  • Advertorial
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Dari Laut
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Berita

Pentingnya Kolaborasi Internasional Memperkuat Mitigasi Tsunami di Samudra Hindia

redaksi
21 November 2024
Kategori : Berita
0
Vegetasi Tanaman Pantai Dapat Reduksi Tsunami

Vegetasi tanaman pantai dapat mereduksi tsunami di Cilacap, Jawa Tengah. FOTO: DARILAUT.ID

Simposium ini telah menyatukan berbagai kelompok ahli, peneliti, pembuat kebijakan, dan pemimpin masyarakat dari 54 negara untuk bersatu dalam komitmen bersama untuk mengurangi risiko dan dampak tsunami.

Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama menjelaskan selama lima hari simposium, seluruh partisipan telah merefleksikan kemajuan early warning system selama dua decade tragedi tsunami Aceh. Selain itu para ahli juga telah menganalisis tantangan yang akan dihadapi ke depan dan mengidentifikasi hal-hal prioritas yang akan memandu upaya perbaikan selanjutnya.

Diskusi dan wawasan yang dibagikan di sini pasti akan memperkuat upaya kolaboratif kita, membawa kita lebih dekat ke masa depan di mana masyarakat lebih siap dan lebih aman dari risiko tsunami,” kata Nelly di Kamis (14/11).

BMKG menyelenggarakan Side Event UNESCO-IOC 2nd Global Tsunami Symphosium 2024 di Aceh, untuk merefleksikan apa yang telah dicapai oleh masing-masing negara dalam membangun sistem peringatan dan mitigasi tsunami regional dalam dua dekade.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menjelaskan tujuan utama dari side event ini untuk mendorong dan mendukung para pemuda dan ilmuwan muda, pekerja tsunami, komunitas, pemerintah daerah dan media yang memiliki minat terhadap pengurangan risiko tsunami.

Halaman 2 dari 3
Sebelumnya123Selanjutnya
Tags: BMKGMitigasi BencanaPeringatan TsunamiUnesco
Bagikan1Tweet1KirimKirim
Previous Post

Longsor Purworejo Menewaskan 3 Warga, Korban Hilang Dalam Pencarian

Next Post

Pemerintah Siapkan Dua Opsi Relokasi Bencana Erupsi Gunung Lewotobi

Postingan Terkait

BMKG Akan Menganalisis Secara Komprehensif Gempa M 7,7 dan Tsunami Laut Flores

Guncangan Maksimum Gempa Laut Flores M 7,7 Capai Skala VII MMI

15 September 2026
Gempa Susulan Laut Flores NTT Membentuk Klaster Tersendiri

Gempa Flores Memasuki Fase Peluruhan, Tercatat 15.722 Susulan

15 September 2026

Hasil Survei Tsunami Gempa Laut Flores M 7,7 NTT Tertinggi Capai 2,68 Meter

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Mengandung Partikel PM2,5

Yayasan Bumi Tangguh Salurkan Masker Bagi Masyarakat Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Citra Satelit Copernicus Sentinel-5P Memperlihatkan Peningkatan Konsentrasi Sulfur Dioksida Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

46 Kecelakaan Kapal Ro-Ro di Perairan Indonesia, KNKT Ingatkan Soal Akurasi Manifes dan Muatan

Kapal Ro-Ro KMP Virgo Transport 8 yang Terbalik di Laut Jawa Sudah Berusia 39 Tahun

Next Post
Masyarakat di Sekitar Gunung api Lewotobi Laki-laki Waspada Potensi Banjir Lahar Hujan

Pemerintah Siapkan Dua Opsi Relokasi Bencana Erupsi Gunung Lewotobi

TERBARU

Guncangan Maksimum Gempa Laut Flores M 7,7 Capai Skala VII MMI

Gempa Flores Memasuki Fase Peluruhan, Tercatat 15.722 Susulan

Hasil Survei Tsunami Gempa Laut Flores M 7,7 NTT Tertinggi Capai 2,68 Meter

Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau Mengandung Partikel PM2,5

Yayasan Bumi Tangguh Salurkan Masker Bagi Masyarakat Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Citra Satelit Copernicus Sentinel-5P Memperlihatkan Peningkatan Konsentrasi Sulfur Dioksida Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau

AmsiNews

REKOMENDASI

Abad 10 Masehi Kapal Indonesia Telah Berlayar ke Persia

Bara Api Menghanguskan Hutan dan Lahan di Pulau Kalimantan

Hiu Hantu, Minim Data dan Terancam Punah

UNEP: Kita Belum Cukup Berbuat untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca

Model Baru Menanggulangi Pandemi dalam Perspektif Non-Medis

Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Indonesia

Kategori

  • Advertorial
  • Berita
  • Biota Eksotis
  • Bisnis dan Investasi
  • Cek Fakta
  • Eksplorasi
  • Hiu Paus
  • Ide & Inovasi
  • Iklim
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Konservasi
  • Laporan Khusus
  • Orca
  • Pemilu & Pilkada
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Travel
  • Video

About

  • Tentang
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Terms of Use
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Trustworthy News Indicators
Dari Laut

darilaut.id

Menginformasikan berbagai perihal tentang laut, pesisir, ikan, kapal, berita terkini dan lain sebagainya.

redaksi@darilaut.id
+62 851 5636 1747

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

Selamat Datang Kembali

Masuk dengan Facebook
Masuk dengan Google+
Atau

Masuk Akun

Lupa Password? Mendaftar

Buat Akun Baru

Mendaftar dengan Facebook
Mendaftar dengan Google+
Atau

Isi formulir di bawah ini untuk mendaftar

Isi semua yang diperlukan Masuk

Ambil password

Masukan username atau email untuk mereset password

Masuk
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Berita
  • Pemilu & Pilkada
  • Laporan Khusus
  • Eksplorasi
  • Sampah & Polusi
  • Tips & Trip
  • Biota Eksotis
  • Cek Fakta
  • Ide & Inovasi
  • Konservasi
  • Kajian
  • Kesehatan
  • Orca
  • Hiu Paus
  • Bisnis dan Investasi
  • Travel
  • Iklim
  • Advertorial

© 2026 DARILAUT - Berita terbaru dan terkini hari ini - darilaut.id.

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.