Secara umum, mudik dengan angkutan laut di tahun 2019 ini berjalan dengan aman, selamat, tertib dan nyaman bila dibandingkan dengan tahun lalu. Angka kecelakaan menurun dan lonjakan penumpang di beberapa titik bisa diatasi.
Hal tersebut juga telah disampaikan dalam forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) bertajuk “Evaluasi Mudik 2019” di kantor Staf Kepresidenan (KSP), Gedung Bina Graha, Sekretariat Negara Jakarta Rabu (19/6).
Ditjen Perhubungan Laut mencatat jumlah armada yang melayani angkutan laut Lebaran tahun 2019 sebanyak 1290 kapal. Terdiri dari kapal PT Pelni sebanyak 26 unit, kapal perintis 113 unit dan kapal swasta 1.149 unit dengan kapasitas angkut sebanyak 3.4 Juta penumpang.
Dibandingkan dengan jumlah penumpang tahun ini yang mencapai sekitar 1,8 Juta jadi masih cukup. Hanya masalahnya bagaimana mengatur agar kapal-kapal yang ada bisa disiapkan untuk mendukung pelabuhan yang penumpangnya banyak. Hal ini harus dilakukan dengan persiapan dan koordinasi yang lebih dini dan lebih baik.
Wisnu mengatakan, program mudik gratis sepeda motor dengan kapal laut tahun 2019 berjalan dengan baik dan mendapatkan respon positif dari masyarakat. Ini terbukti dengan banyaknya jumlah motor dan jumlah penumpang yang terangkut dengan kapal mudik gratis tersebut baik arus mudik maupun arus balik.





Komentar tentang post